Senin, 1 Juni 2026

Persatuan Marga Gea Batam Menggelar Perayaan Natal Perdana

Photo Author
A Zagoto, Nawacita Post
- Senin, 29 November 2021 | 10:03 WIB
Batam, NAWACITAPOST- Persatuan Mado (marga) Gea Batam (PMGB) menggelar perayaan Natal perdana, sekaligus pengukuhan kepengurusan, badan pengurus harian (BPH) yang sempat tertunda karena pandemi Covid-19, serta perayaan hari ulang tahun (HUT) ke 1, di  Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Bengkong Abadi, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (28/11/2021).

Victory Silitonga membawakan lagu "Goodness of God". (Foto: Antorius Zagoto)

Perayaan tersebut mengusung tema "Satu tujuan dalam kasih Kristus" (Filipi 2:2), dengan sub tema "Hendaklah kamu sehati, sepikir dalam satu kasih, satu jiwa, dan satu tujuan".

Acara diawali dengan lagu “goodness of God” yang dibawakan oleh Victory Silitonga, untuk mengiringi seluruh panitia dan BPH memasuki ruangan gereja. Kemudian  ibadah diawali dengan doa pembukaan oleh Pdt. Batara Gea, disusul persembahan lagu, yang salah satunya dari panitia dan BPH dengan judul “ Yesu dola nagu Sindruhu”.

-
Pdt. Dr. Ir. Ya'aro Zebua, MP.DK. (Foto: Antorius Zagoto)

Pdt. Dr. Ir. Ya’aro Zebua MP.DK dalam khotbahnya, berterimakasih kepada panitia yang telah mengusung tema “Satu tujuan dalam kasih Kristus" (Filipi 2:2), karena tema tersebut memiliki kekuatan dan tantangan yang berat, khususnya PMGB, untuk bisa menjalankannya.

Menurutnya sebagai orang percaya, berbicara tentang “Kasih” pada Yohanes 3:16  “Karena demikianlah Allah mengasihi isi dunia ini, sehingga dikaruniakan-Nya Anak-Nya yang tunggal itu, supaya barangsiapa yang percaya akan Dia jangan binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” sudah jelas ada kasih Allah yang luar biasa, satu tujuan dalam kasih kristus.

“Dia mencontohkan, ketika manusia pertama di taman Eden jatuh di dalam dosa, tetapi ada satu sifat Allah yang luar biasa, yaitu kasih. Dia mengasihi manusia, dia yang kaya,  rela menjadi miskin menjadi hina demi manusia,”katanya.

-
Penyalaan lilin. (Foto: Antorius Zagoto)

Apa tujuan hidup kita?, jika kita hanya  sekedar bekerja  uang sebanyak apapun tidak bisa menjamin keselamatan.  Dan yang terakhir beritakanlah kasih kristus,”ujarnya.

Ketua panitia, Milen Agustina Gea, menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Tuhan dan kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras untuk mewujudkan terlaksananya perayaan . “Apa yang kita rencanakan beberapa bulan belakangan ini, sukses dan kita boleh merasa suka cita, bahwasanya acara ini bisa berjalan dengan baik sesuai dengan apa yang kita rancangkan dan rencanakan, dan juga rencana yang indah dari Tuhan sehingga malam hari ini, semua baik,” katanya.

-
Sekretaris PMGB, Marlius Gea. (Foto: Antorius Zagoto)

Semoga Persatuan Mado Gea Batam semakin maju, semakin kuat, sesuai dengan tema kita ‘satu tujuan di dalam kasih Kristus, dengan tidak mengandalkan pikiran masing-masing, tetapi melibatkan Tuhan di dalam setiap kegiatannya,” ujarnya.

Pdt. Sukardi Gea, selaku ketua BPH PMGB, mengapresiasi seluruh panitia dan unsur lain yang telah berpartisipasi mensukseskan terlaksananya acara perayaan. “Sangat luar biasa, karena acara hari ini untuk Mado Gea secara keseluruhan,  walaupun sudah berjalan sudah 2 tahun,  tapi hari ini sudah dikukuhkan untuk berjalan sesuai dengan AD/ART (anggara dasar/anggaran rumah tangga), “ ucapnya.

“Saya sangat mengapresiasi kepada panitia yang sudah berjerih lelah, dimana mereka mensukseskan acara ini sampai selesai, sehingga keluarga-keluarga Mado Gea diseluruh Kota Batam bisa hadir dan menikmati suka cita natal,” tuturnya.

Menurutnya, saat ini, secara keseluruhan  Mado Gea di Kota Batam ada sekitar 800 orang, namun baru sekitar 140-an KK (kepala keluarga) yang resmi bergabung.

Dia juga berharap kedepan Mado Gea tetap jaya dan menjadi berkat dimana saja, dan supaya tetap solid. Dan ke depan akan ada kegiatan-kegiatan, seperti bakti social, dan event-event lainnya, yang pada dasarnya demi menjalin persaudaraan antara sesama mado (marga) Gea dengan masyarakat Batam pada umumnya.

Sekretaris PMGB, Marlius Gea,  menyampaikan latar belakang terbentuknya PMGB yang dinilainya merupakan hal yang mendasar bagi mereka warga perantau di Kota Batam.

Harapan dan kerinduan keluarga Mado Gea yang selama ini, sudah berulang kali menggagas adanya wadah marga Gea di Kota Batam, namun karena sesuatu hal, malam ini baru terwujud, tentu yang menjadi dasar yaitu:

Pertama, mengingat karena keberadaan mado  Gea di Kota Batam semakin hari semakin terus bertambah jumlahnya.

Kedua, mempertimbangkan generasi penerus, supaya anak dan cucu marga Gea, mereka dapat memahami dan mendapatkan informasi yang utuh, khususnya di Kota Batam, ada saudaranya yaitu Mado Gea dan sesama Ono Niha (warga Nias) yang satu budaya , satu suku dari Pulau Nias.

-
Pelantikan BPH PMGB. (Foto: Antorius Zagoto)

Sejalan dengan Pdt. Sukardi Gea selaku Ketua, Marlius Juga berharap agar ada komunikasi yang berkesinambungan antara sesama Mado Gea, baik yang sudah bergabung maupun yang masih belum. “Kami berharap tentu ini bukan hanya pertemuan pertama dan terakhir, kami ingin ada pertemuan untuk mempererat komunikasi yang baik, tentu juga kami sadar masih banyak yang belum kami jangkau saudara-saudara kami marga Gea yang belum dapat akses komunikasi. Dan secara khusus kepada orang tua kami marga Gea yang ada di Kota Batam ini, seperti Fisman Gea, pak Roni Gea dan lainnya, kita akan berusaha sedapat mungkin untuk bisa komunikasi dengan mereka, supaya mereka boleh ada bersama-sama dengan Mado Gea,” katanya.

Di akhir kata, Marlius mengucapkan slogan Marga Gea, yaitu, “Gea adalah margaku, Gea adalah saudaraku, Gea adalah keluargaku,  Gea adalah tetap satu”.

Soniatman Gea, salah satu penasihat PMGB, mengapresiasi kerja keras pengurus yang selami ini sudah berbuat banyak, dan berharap untuk di tingkatkan, agar PMGB bisa eksis dan bisa bersinergi dengan organisasi-organisasi di Kota Batam. “Harapan kita apa yang selama ini dilakukan sudah baik, biar ditingkatkan lagi, khususnya untuk merangkul marga Gea di Bata mini, yang masih belum bergabung, dan kegiatan-kegiatan selam ini dilakukan untuk ditingkatkan lagi,” tuturnya.

Dan di akhir acara, panitia memberikan piagam penghargaan  kepada Pdt.Ya’aro Zebua, atas partisipasinya di PMGB. Kemudian penyerahan bingkisan kepada hamba Tuhan yang berkhotbah di PMGB, selama satu tahun, serta penyerahan bingkisan kepada Ketua, Sekretaris, dan Bendahara PMGB, atas kerja keras mereka sehingga acara perayaan natal, pengukuhan, dan HUT PMGB bisa terlaksana dengan baik. (Anton Zagoto)

 

 

Editor: A Zagoto

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini