Baca Juga : Ketua Umum DPP Marinus Gea Akan Buka Resmi MUSDA-3 HIMNI Jawa Barat
Terkait hal lainnya, semerbaknya sampai keberbagai perkumpulan warga Nias. Salah satunya, perkumpulan Ono Ndruru. Melalui Ketua Umumnya, Beesokhi Ndruru, menegaskan "HIMNI ini adalah organisasi masyarakat terbesar dari suku bangsa Nias dan bahkan dari info ormas asal Sumut yang berkiprah sampai dengan skala nasional sangat sedikit. Saat ini HIMNI memiliki Dewan Pengurus Daerah di 27 Provinsi dan satu di Eropa dan sekitarnya," tuturnya ketika dihubungi nawacitapost.com, Jumat (19/11/2021) sore.
Baca Juga : Terkait Musda HIMNI Jabar ke-3, Ini Pernyataan Sekjen DPP Otoli Zebua
Hal itu juga yang membuktikan bahwa HIMNI, bukan lagi ormas kecil yang sedang belajar berorganisasi. Melainkan sudah modern dan berpengaruh dari sisi politik. Karenanya, kemajuan seperti itu, pada akhirnya HIMNI memiliki daya tarik bagi sosok atau tokoh mapan maupun tokoh muda, jelasnya.
Baca Juga : Ketua Umum OMAZE Likano Zebua : Musda HIMNI JABAR, Waktunya Mengejar yang Belum Dicapai Selama Ini
Sebab dalam politik itu butuh wadah menguji kepemimpinan, potensi dan talenta. Maka dinamika yang terjadi menjelang musda HIMNI, dengan deklarasi jauh hari, dua kandidat calon ketua pada Musda itu. Membuktikan kepengurusan HIMNI adalah mereka yang secara intelektual sudah terasah, dan bisa jadi ekonominya juga mapan. Kalau tidak salah ada beberapa Musda yang mengalami hal yang sama dengan perebutan jabatan ketua layaknya partai politik.
Namun, itulah konsekuensi ormas yang sudah modern. Sumberdaya manusia dari kepengurusan yang baik tentu harus mampu berkiprah di politik sehingga relasi ke berbagai pihak dapat terhubung melalui kegiatan politik. Jabatan politik di esekutif , legislatif, dan yudikatif dan peluang jabaatan lainnya harus bisa diraih. Sebab penguatan eksistensi itu bisa digunakan pada saat ada masalah, baik sosial, maupun hukum. Tentu dengan mengikuti aturan-aturan yang berlaku di NKRI.
Kembali ke dinamika Musda HIMNI Jawa Barat, "Saya salut pada kedua kandidat yang sama sama bertekad merebut jabatan Ketua. Ini hal biasa saja tidak perlu alergi dengan perbedaan pandangan tentang sosok yang tepat. Mari kembalikan pada tata cara yang sudah baku di AD/ ART," tandas pria yang kerap bersepeda dengan prokes ketat.
Yang jelas dan pasti, Berani Maju Jadi Calon Ketua Itu Positif, tapi jangan terpaksa dan jangan juga dipaksa untuk menjadi ketua di HIMNI. Nanti, hasilnya tidak maksimal. Tetapi yang harus ada dan terpatri, bahwa melalui organisasi HIMNI bisa meraih pengembangan diri yang cepat.