BACA JUGA : Tokoh Nias Sozifao Hia: Kadis Kebudayaan dan Kadis OPD Nias Selatan Layak Di Evaluasi
Kali ini dalam kunjungannya untuk cek langsung serta mendorong percepatan pelaksanaan kegiatan vaksinasi massal di Kepulauan Nias serta membantu menambah jumlah vaksin yang ada di Pemerintah Kabupaten Nisel.
Dalam sambutannya dijelaskan bahwa Nisel saat ini target pencapaian vaksinasi masih cukup rendah. Maka pada akhir tahun ini pemerintah menetapkan target pecapaian vaksinasi harus 70% disetiap Kabupaten dan Kota, Jelasnya.
Kapolda menambahkan bahwa kunjungan hari ini mewakilan Pemerintah Sumut dalam meninjau langsung pelaksanan kegiatan vaksinasi massal di Kepulauan Nias yang sebelumnya Nias Utara dan Nias Barat, Lanjutnya.
-
Dalam kegiatan vaksin hari ini melihat beberapa temuan yakni dari jumlah vaksin yang diterima juga sistem pelaporan dan pendataan jumlah orang yang sudah divaksin “Kita sudah berdiskusi dengan aparat pemerintah Kabupaten sekaligus SKPD untuk mengingatkan bahwa entri data khusus untuk masyarakat yang sudah divaksi menjadi kunci”, imbuhnya.
Dengan konsultasi kepada Bupati Nisel, Kapolda menyampaikan bahwa ada 29% masyarakat Nisel sudah divaksin tetapi didata pusat baru 27% artinya ada perbedaan data, terangnya. Tejadi perbedaan data antara pemerintah Nisel dan pusat karena terjadinya gangguan jaringan internet disaat melakukan menginputan data, Terangnya.
BACA JUGA : Pernyataan Kontroversi Condrat Sinaga Yang Menghina Suku dan Budaya Nias, PPN NISEL Buat Laporan di Polres Nias Selatan
Bupati Nias Selatan Dr. Hilarius Duha, S.H., M.H., juga menjelaskan kepada Awak Media bahwa pelaksanaan Vaksin Massal hari ini menargetkan sebanyak lima ribu orang dengan tahap yakni vaksin dosis satu dan dosis dua, yang mana pelaksanaan vaksin dosis satu dimulai hari ini dari usia 12 Tahun sampai orang dewasa, Jelasnya.
Hilarius mengharapkan dukungan seluruh elemen masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam hal mesukseskan Vaksinasi Massal di kabupaten Nias selatan, Harapnya.
“Fatolosa T.”