Kamis, 23 Juli 2026

Musim Hujan Tiba , Wakil Walikota Armuji memantau Ketinggian Air melalui Command Center

Photo Author
Elya Yudi, Nawacita Post
- Selasa, 9 November 2021 | 14:57 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Kehadiran Command Center 112 sebagai penunjang aduan masyarakat secara teroadu. Layanan ini akan memfasilitasi warga Surabaya terutama dalam melaporkan berbagai kejadian genting.


Selain terkait Covid-19, beberapa kejadian tersebut seperti adanya kebakaran, pohon tumbang, temukan jenazah, rumah roboh, orang bunuh diri, kecelakaan, kriminalitas, pengondisian T4, PMKS dan ODGJ, laporan lampu padam, laporan PDAM, pengondisian hewan liar, penanganan medis, kebencanaan dan pemintaan ambulans.


Semua laporan tersebut akan langsung direspon oleh 8 Organisasi perangkat daerah yang bekerja di CC room.


Sebanyak 8 OPD terbut antara lain PU Bina Marga, DKRTH, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, BPB Linmas, DP5A, Dinas Perhubungan, dan Dinas Sosial.


Selasa (9/11) Wakil Walikota Armuji yang mengunjungi langsung Command Center di Gedung Siola lantai 2 memastikan agar pengaduan masyarakat dapat berjalan dengan baik.


" Sudah memasuki musim hujan saya minta pantauan untuk Ketinggian air di Pintu Air bisa berjaga 24 jam , segera laporkan dan ambil tindakan apabila melebihi ambang batas" , kata Armuji


Melalui Handy Talky  Wakil Walikota Surabaya tersebut mennyakan ketinggian air di Pintu Air jambangan.


" Surya dua masuk monitor , pantau ketinggian air , laporkan dan ambil tindakan yang diperlukan , selamat bertugas " , tegas Cak Ji


Dirinya menyampaikan agar lintas OPD dapat responsif apabila ada pengaduan warga masyarakat , beberapa waktu lalu ia mengaku sempat mendapatkan pesan singkat dari warga yang kesulitan menghubungi Call Center 112.


" Saya minta waktu respon tidak lebih dari 15 menit , tangani sesegera mungkin karena ini amanah yang di berikan pada kita semua" , imbuhnya. (BNW)

Editor: Elya Yudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini