Jumat, 5 Juni 2026

Produktivitas penghuni Lapas Ciamis di Masa Pandemi Covid-19 dengan Membuat Kebaya Laci

Photo Author
Emrick Laoly, Nawacita Post
- Selasa, 27 April 2021 | 16:52 WIB
CIAMIS, NAWACITAPOST.COM - Kondisi pandemi Covid-19, dimana para penghuni Lapas Kelas II B Ciamis kini sudah tidak bisa bertemu dengan keluarga, tentu menjadi beban tersendiri dalam menghiasi hari-hari menjalani masa hukuman.

BACA JUGA : Dalam Rangka HBP Ke 57 Tahun, Lapas Kelas IIB Ciamis Mengikuti Upacara Virtual Langsung dari Graha Pengayoman Kemenkumham

Sebagai solusinya, pihak Lapas kelas II.B Ciamis sendiri memberikan berbagai kesibukan positif kepada warga binaan, salah satunya memproduksi Kebaya Laci. Kebaya Laci atau kepanjangan dari Keripik Bayam Lapas Ciamis, diakui Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis Soni Sopyan, baru dalam tahap uji coba dengan mengandalkan hasil tanam dilahan terbatas milik Lapas sendiri.

BACA JUGA : Kakanwil Sulteng Lilik Sujandi Lakukan MoU Pembangunan di Bidang Hukum

"Ini baru tahap pengujian dan percobaan, dimana hasil tanam yang berada di Lapas diproduksi menjadi keripik bayam buatan warga binaan,"ungkapnya, Kamis 22 April 2021. Dengan bahan bayam hasil panen beberapa waktu lalu, warga binaan bisa memproduksi 10 hingga 20 bungkus perharinya.



"Dengan segala keterbatasannya, untuk pemasarannya hanya di sekitar internal lapas Ciamis saja, belum bisa diproduksi banyak, hanya saja dipasarkan melalui keluarga para petugas di sini,"imbuhnya.

BACA JUGA JUGA : Harun Sulianto Resmi Jabat Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan

Lebih lanjut, Soni mengatakan, tidak menutup kemungkinan jika produksi keripik bayam buatan para warga binaan diminati oleh banyak orang, Lapas Ciamis akan lebih serius menggarapnya.

-


 

"Kalau kemungkinan bisa menjadi peluang, tidak menutup kemungkinan kita bisa menambah SDM, bahkan bisa menambah penanaman bayam melalui metode hidroponik, satu kali dayuh, dua tiga pulau terlampaui," tuturnya. Namun Soni tidak berharap banyak, hanya saja dimasa Pandemi Covid-19 ini diharapkannya warga binaan bisa menyalurkan bakat dan keterampilannya, sehingga nanti keluar dari Lapas Ciamis bisa memiliki bekal ilmu dalam wirausaha.

BACA JUGA : Kakanwil Kemenkumham Sulteng Lilik Sujandi Pantas Dicontoh

"Harapan kami hanya saja program berjalan dengan melakukan kegiatan yang positif dan mereka (warga binaan) memiliki pengetahuan untuk usaha, sehingga tidak kembali ke jalan yang salah," ucapnya.

Selain pembuatan keripik bayam, warga binaan juga dibekali berbagai ilmu pengetahuan dan produktivitas lainnya, seperti dibidang pertanian dengan melakukan cocok tanam berbagai sayuran, menjahit dan produksi anyaman dari bahan lidi, serta yang lainnya.

Editor: Emrick Laoly

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini