Minggu, 19 Juli 2026

PGRI Jember Gelar Aksi Demo, Ketum PB PGRI Unifah Rosyidi Enggan Beri Komentar

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Minggu, 5 Mei 2024 | 18:36 WIB
Supriyono Ketua PGRI Kabupaten Jember ketika berorasi di depan hotel Aston (foto Sakera/Nawacita)
Supriyono Ketua PGRI Kabupaten Jember ketika berorasi di depan hotel Aston (foto Sakera/Nawacita)

NAWACITAPOST.COM - Ribuan guru yang tergabung dalam organisasi profesi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menggelar aksi demo dalam rangka menolak pemecah belah guru dengan notabene Surat Keputusan (SK) pembekuan PGRI Kabupaten Jember yang diketuai oleh Supriyono.

Informasi yang dihimpun wartawan Nawacitapost.com pada berita sebelumnya yang berjudul "Tolak Pecah Belah Guru Dengan SK Setan, PGRI Jember dan Sekitarnya Gelar Aksi Demo" Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) PGRI Unifah Rosyidi enggan memberikan komentar atau statement.

Baca Juga: Sambut Hari Sumpah Pemuda, Polsek Jatikalen dan STKIP PGRI Nganjuk Lakukan Aksi Sosial 

Pantauan wartawan Nawacitapost.com dengan memakai almamater yang bercorak batik dengan kombinasi warna hitam dan putih, ribuan anggota PGRI berkumpul di sekitar kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), dilanjutkan bergerak kearah Timur, dan berhenti orasi di depan Kampus I (Satu) Universitas PGRI Argopuro (Unipar) sekitar 20 menit.

Para anggota PGRI ketika berkumpul di sekitar kantor DPRD Kabupaten Jember (foto Sakera/Nawacita)

Kemudian mereka bergerak kembali hingga menuju ke salah satu hotel yang berlokasi di Jalan Sentot Prawirodirdjo, Nomor 88, Telengsah, Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Baca Juga: Teliti Jamur Jakaba, Dosen STKIP PGRI Nganjuk Gandeng Kemdikbud

Pembekuan PGRI Kabupaten Jember yang diketuai oleh Supriyono tertuang dalam SK Nomor 27/Kep/PB/XXIII/2024 tertanggal 24 April 2024 yang ditanda tangani oleh Unifah Rosyidi selaku Ketua Umum PB PGRI dan Dudung Abdul Qodir sebagai Sekjen PGRI.

Supriyono menilai SK pembekuan itu adalah SK setan. Sebab, SK tersebut akan menjelma sebagai pemecah belah guru-guru yang tergabung dalam PGRI Jember lantaran akan memicu pro kontra di kalangan guru.

Suasana dalam hotel Aston ketika Ketum PB PGRI Unifah Rosyidi enggan memberikan komentar atau statement (foto Sakera/Nawacita)

Namun Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) PGRI Unifah Rosyidi ketika diwawancarai enggan memberikan komentar atau statement.

Baca Juga: Bicara PGRI, Yuk Baca Artikel Tentang Gempa Bumi, Tsunami, dan Likuifaksi Organisasi

"Mohon Maaf ya, saya di sini hanya tamu menghadiri acara halal bihalal," ucap Unifah Rosyidi singkat sambil lari-lari kecil menuju Aula di salah satu hotel yang berlokasi di Jalan Sentot Prawirodirdjo, Nomor 88, Telengsah, Jember Kidul, KecamatanKecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur. 

Ditempat yang sama Rektor Unipar Jember Basuki Hadiprayogo berkata, yang pertama kegiatan halal bihalal adalah hal yang biasa, setelah lebaran itu kita halal bihalal, jadi saya pikir itu luar biasa.

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini