“Maka dari itu pengembangan ilmu pengetahuan khususnya bidang manajemen organisasi dan sumber daya manusia khususnya bagi lembaga pendidikan tinggi di Indonesia menjadi sangat penting. Bisa melalui berbagai variable diantaranya entrepreneurial leadership, organizational innovation, organizational creativity dan organizational learning capability.”, urai Eddy Madiono.
- Dr. Samuel Gunawan, M.A.
Mengambil fokus riset pada retorika dan budaya komunikasi (rhetoric and communication arts), pria kelahiran Surakarta itu memperoleh gelar Profesor dalam Bidang Ilmu Sastra (dan Bahasa) Inggris. Keputusan tersebut tertuang dalam surat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 35534/M/KP/2019.
“Syukur kepada Allah jika saya mendapatkan kehormatan tertinggi seorang dosen sebagai Profesor. Semua boleh terjadi karena kasih kemurahan Allah yang melayakkan saya untuk meraih jabatan fungsional akademik ini”, ungkap Prof. Dr. Samuel Gunawan, M.A., saat dihubungi melalui ponselnya.
Menurut Samuel, retorika dan narasi positif-konstruktif kepemimpinan mempunyai peran penting untuk pencerahan dan kemajuan hidup berbangsa-bernegara. Sebab tanpa kita sadari atau tidak, saat ini kita berada di tengah-tengah gencarnya pemakaian retorika dan narasi negatif-destruktif di banyak lini kehidupan sehari-hari kita.
Seperti muncul fenomena ujaran kebencian, nyinyir, perundungan dan bahkan berita bohong (hoax). Lalu apa yang harus kita lakukan? “Kita harus secara sadar diri mulai memakai retorika dan narasi positif-konstruktif kepemimpinan agar kita ikut berkontribusi pada pencerahan dan kemajuan hidup berbangsa-bernegara. Jangan ikut-ikutan nyinyir”, tambah Samuel.
- Dr. Willyanto, S.T., M.Sc.
Berdasarkan surat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 4156/M/KP/2020 memutuskan bahwa Prof. Dr. Willyanto, S.T., M.Sc., menjadi Profesor dalam bidang ilmu Teknik Mesin.
Willyanto saat ini menjabat sebagai Ketua program studi Teknik Mesin, Kepala Program Otomotif, dan Kepala Pusat Studi Sustainable Energy UK Petra. “Puji Tuhan terhitung sejak 1 Maret 2020 kenaikan jabatan akademik menjadi Profesor dikabulkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. Terima kasih untuk support selama ini dari semuanya baik itu keluarga, teman, hingga promotor saya.”, ungkap Willyanto
Willyanto mengambil konsentrasi di bidang Sustainable Energy, khususnya Energy yang terbuat dari sampah (limbah) dan bersifat renewable. Fokus risetnya berjudul “Mengungkap Prospek Sampah menjadi Energi Ramah Lingkungan sebagai Solusi Kemandirian Energi di Indonesia”. Willyanto meneliti baik itu bahan bakar padat (Bio Briket), bahan bakar cair (Biodiesel) hingga bahan bakar gas (Biogas).
Salah satu Biobriket yang diteliti yaitu Pemanfaatan Sampah Tanaman Penghijauan Kota (Daun Angsana/ Pterocarpus indicus) dan Sampah Buah Pepaya Sebagai Biobriket. Sedangkan bahan bakar cair ia meneliti mengenai Pemanfaatan Sampah Tanaman Penghijauan Kota (Buah Cerbera manghas) sebagai Biodiesel sedangkan untuk Biogas, Willyanto meneliti mengenai Pemanfaatan Sampah Kotoran Ternak sebagai Biogas.