Surabaya NAWACITAPOST - Siti Anggraenie Hapsari yang akrab dipanggil SAH tetap berkomitmen mendukung Machfud Arifin Calon Walikota Surabaya. Terbukti, mulai hari kemarin, Minggu (30/8/20), dengan tetap membawa nama Machfud Arifin, SAH bersama barisan Relawannya membuat gerakan Cinta Budaya Surabaya melalui Festival Kidungan Jula-Juli 2020.
Ditemui di kediamannya, Minggu malam (30/8/20), SAH mengatakan tetap konsisten mendukung Machfud Arifin dalam setiap pergerakannya. Selain terkait dukungan, SAH juga berkeinginan mengangkat kembali budaya Surabaya yang akhir-akhir ini mulai ditinggalkan, khususnya dari para generasi muda sebagai penerus dalam membangun Kota Surabaya menjadi Lebih Maju.
Terkait Festival Kidungan Jula-Juli 2020, SAH mengharapkan Pemerintah kembali memikirkan nasib para pekerja seni yang ada di Surabaya.
" Dapat kita rasakan, dalam 10 tahun ini para pekerja seni kelimpungan. Pasalnya, tempat untuk mereka berkreasi seakan dibabat habis sehingga banyak dari mereka terpaksa turun ke jalanan demi mendapat penghasilan," ujarnya kepada media ini.
SAH mengaku merasa prihatin melihat fenomena tersebut, sehingga pada kesempatan ini Ia dengan dukungan Tim Internal Machfud Arifin merasa berkewajiban untuk memecahkan permasalahan ini dengan memberi wadah kreasi dalam Festival Kidungan Jula-Juli yang adalah budaya asli Surabaya kota tercintanya.
Ia menjelaskan, dalam dua minggu ini mulai tanggal 30 Agustus hingga 12 September akan membuka pendaftaran peserta melalui pengiriman video kidungan jula-juli online. Kemudian dari situ akan diadakan penilaian oleh tim juri yang ahli dibidangnya.
Setelah terpilih 20 video kidungan terbaik, akan kita uji kembali dalam penampilan langsung pada 26 September di Machfud Arifin Center (MAC) jl. Basuki Rahmat 139 hingga terpilih 5 peserta terbaik yang akan kita tampilkan di Grand Final 10 Oktober nanti bersama dengan Pagelaran ludruk dan kesenian tradisional lainnya sekaligus sebagai peringatan hari Sumpah Pemuda.
" Mudah-mudahan dengan gelaran ini dapat menjadi awal kebangkitan kesenian tradisional Surabaya, sehingga kembali menjadi ikon wisata di Surabaya," cakap ketua Ikatan Notaris Indonesia Jawa Timur ini.
Foto : Siti Anggraenie Hapsari (SAH) bersama relawannya
Dalam hal ini, SAH juga mengucapkan terima kasih kepada Tim Pemenangan Machfud Arifin melalui Drg. David Andreasmito yang turut memfasilitasi terselenggaranya acara ini.
" Kepada masyarakat Surabaya, saya bersama tim mohon restu dan dukungannya. Semoga acara ini berjalan dengan lancar dan dapat memunculkan bibit-bibit baru seniman di kota Surabaya," harapnya.
" Monggo, para pecinta seni tradisional khususnya generasi muda untuk ikut memeriahkan gelaran ini dengan mendaftarkan diri sebagai peserta melalui link :
https://bit.ly/FestivalKidunganJula-JuliSuroboyo2020," pungkasnya
Sementara, budayawan jawa Sugeng Adipitoyo saat dihubungi panitia untuk menjadi Tim Juri, memberikan apresiasinya. Menurutnya, acara ini begitu penting dalam upaya kembali mengangkat kebudayaan Jawa Timur khususnya kota Surabaya sebagai kota Metropolis dengan banyaknya budaya luar yang masuk.
Seiring dengan gelaran ini, Sugeng yang adalah seorang dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa di salah satu Universitas Negri berharap dapat menjadi sarana pemupuk semangat generasi muda dalam mempelajari budayanya sendiri khususnya budaya Jawa Timuran. (BNW)