Kamis, 4 Juni 2026

Legowo, SAH Titip Program ke MA

Photo Author
Admin 1, Nawacita Post
- Rabu, 26 Agustus 2020 | 14:49 WIB

" Coba lihat Banyuwangi, dengan mengangkat wisata dan budaya setempat, kabupaten ini bisa mengangkat derajat masyarakatnya. Banyak Investor masuk, harga jual tanah merangkak naik dan berdampak PAD semakin meningkat," kata SAH


Dalam hal ini, SAH sengaja mencontohkan suaminya sebagai pemerhati kesenian tradisional. Sebagai ketua paguyuban Reog se-Surabaya yang membawahi 60 sanggar Reog dengan ribuan anggota, Pak Siswandi (Suami dari SAH) mengaku kebingungan untuk memberdayakan komunitasnya. Dari Pemkot, menurut pak Sis, sebelum wabah Covid memang mendapat jatah pertunjukan setiap bulan hanya 2 kali. Yang Ia bingungkan adalah menghidupi 58 sanggar Reog yang diasuhnya. Ia berharap Pemkot dapat memberi porsi lebih atau tempat khusus yang dapat digunakan untuk anggotanya berkreasi dan mendapat penghasilan, terlebih dapat menjadi obyek wisata bagi Surabaya. Tidak hanya itu, Pak Sis, menurut SAH mengharapkan Pemkot juga bisa menghidupkan dan memberi porsi bagi kesenian-kesenian asli Surabaya seperti ludruk, Srimulat dll sehingga budaya tradisonal Surabaya tidak terlupakan.


Surabaya dengan sebutan kota Pahlawan juga menurut SAH belum banyak menunjukkan jati dirinya. Ia berharap kedepan, Ikon-ikon kepahlawanan juga banyak ditunjukkan baik melalui bangunan fisik ataupun semangatnya.


Terkait hajat politiknya, SAH merasa tidak akan kecewa apabila dirinya tidak terpilih mendampingi MA di Pilwali Surabaya 2020. Bahkan Ia mengaku siap apabila diminta untuk menjadi bagian dari Tim pemenangan ataupun Tim pembangunan Surabaya apabila MA sudah terpilih menjadi Walikota kedepan sesuai dengan keahliannya di bidang hukum, khususnya ke-Notariatan, pungkas SAH. (BNW)

Halaman:

Editor: Admin 1

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini