Senin, 21 September 2026

Memutus Rantai Intimidasi: Gusman Ndruru Bawa FSPMI Jadi Perisai Utama Perjuangan Buruh

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Senin, 21 September 2026 | 20:40 WIB
Gusman Ndruru. (Istimewa)
Gusman Ndruru. (Istimewa)
 
NAWACITAPOST.COM — Di tengah maraknya perlakuan tidak adil yang dialami oleh para pekerja, kesadaran untuk berserikat kini menjadi kebutuhan krusial.
 
Tokoh gerakan buruh, Gusman Ndruru, secara tegas menyuarakan pentingnya keberadaan wadah perjuangan bagi para pekerja untuk melawan tekanan oknum pimpinan serta menuntut hak-hak yang selama ini terabaikan.

Langkah berani Ketua PUK SPPK FSPMI di salah satu perusahaan yang berlokasi di Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh ini diambil berdasarkan pengalaman pahit yang pernah dirasakannya langsung saat berjuang tanpa perlindungan organisasi.
 
 
Pengalaman menghadapi tindakan intimidasi dari oknum pimpinan menjadi pemicu utama tekadnya untuk bangkit dan menggalang kekuatan bersama para pekerja lainnya.

"Alasan kita berserikat adalah untuk perlindungan diri dari oknum-oknum pimpinan Nakal, sekaligus belajar mengetahui yang mana Kebawajiban yang mana Hak," ujar Gusman Ndruru saat menjelaskan alasan mendasar pentingnya buruh bersatu dalam sebuah serikat, Senin (21/9/2026).

Menanggapi pertanyaan mengenai alasannya memilih bergabung dan berjuang melalui pergerakan ini, Gusman menegaskan keunggulan serta rekam jejak organisasi yang dinilainya konsisten berada di garis depan.

"Sebab sejauh ini masih Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) indonesia yang benar-benar memperjuangkan dan mengetahui penderitaan sesama buruh di perusahaan," tegasnya.
 

Perjuangan Gusman Ndruru dan FSPMI tidak hanya sebatas retorika.
 
Ia mengkritik keras fenomena banyaknya pihak yang mengaku membela buruh namun enggan mengambil tindakan nyata di lapangan.

"Karna sudah begitu lama kita melihat tidak ada satu pun yg benar-benar berjuang, banyak yg hanya berani bicara ke sesama kita ada yang hanya banyak cakap dibelakang, dimedia sosial tapi GK pernah terlihat di depan umum," ungkapnya.

Melalui komitmen ini, Gusman Ndruru dan FSPMI mengajak seluruh pekerja yang belum tergabung untuk bersatu dan memperkuat barisan.
 
 
Menurutnya, solidaritas dan kekompakan di bawah naungan FSPMI adalah kunci utama untuk membendung intimidasi serta memastikan hak-hak buruh terpenuhi secara adil.

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini