- Audit Total Aliran Dana: Telusuri rekam jejak digital dan rekening dari pusat hingga ke kantong terakhir.
- Uji Forensik Dokumen: Periksa keaslian daftar penerima dan seluruh tanda tangan dalam bukti serah terima.
- Bongkar Jaringan Pejabat: Panggil dan periksa secara agresif seluruh pejabat Dinas Pendidikan tanpa pandang bulu.
- Runtuhkan Tembok Informasi: Paksa pembukaan akses data seluas-luasnya demi transparansi publik.
Pendidikan adalah hak suci, bukan komoditas korupsi. Kini bola panas ada di tangan aparat penegak hukum. Publik menanti keberanian APH untuk membuktikan bahwa hukum tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas, serta segera menyeret para "perampok" hak anak sekolah ini ke balik jeruji besi!(Lesmanan.H)
Artikel Terkait
Tujuh Bulan Kasus Siswi Hamil ‘Dipetieskan’, SMAN 1 Angkola Selatan Diduga Sengaja Tutup Mata!
Skandal Besar: Kemana Dana Itu Pergi? 1.133 KK Korban Bencana Tertipu Data, Miliaran Hak Rakyat Raib Tak Berbekas!
Sengketa Berdarah di Tapanuli Selatan: Tanah Transmigrasi Dikepung Alat Berat, Warga Diduga Dikeroyok Massal!
Skandal Korporasi Pasutri: Manipulasi Kas Bank Plat Merah Nganjuk Berakhir di Jeruji Besi
Kantor Bappeda Nganjuk Digeledah, 47 Dokumen Rahasia Disita Jaksa!