“Jangan sampai pada masa ini ada kesalahan dalam mengawasi tumbuh kembang anak yang akan berdampak di kemudian harinya,” ungkapnya.
Stimulus yang diberikan kepada anak di masa keemasannya secara tidak langsung membangun arsitektur yang megah di otak anak. Sehingga itu akan berdampak pada perilaku dan kapasitas anak ke depan sebagai pondasi anak sejak dini.
“Namun, jika ini dilewatkan maka target membangun arsitektur megah di otak tidak terwujud akan berdampak pada kualitas sumber daya manusia kedepan,” jelas Tine.
Tine juga menyampaikan, pihaknya akan berfokus pada sosialisasi pentingnya stimulus untuk anak usia dini. Dimana, kegiatan ini akan dibagi pada ranah orang tua dan pendidik sebagai upaya mengawal tumbuh kembang anak.
“Selanjutnya, kita akan berupaya terus mengawal para orang tua dan pendidik yang memiliki peran penting bagi anak. Sehingga nantinya akan menjadi generasi bangsa yang unggul dan bisa bersaing di Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Sebagai apresiasi kepada orang tua kreatif, Pj Gubernur Banten Al Muktabar didampingi Bunda Paud Provinsi Banten memberikan penghargaan kepada 30 pemenang lomba Video Stimulus Cerdas. Lomba ini diadakan oleh Pokja Bunda PAUD Provinsi Banten secara online yang diikuti 108 peserta.(**)