nasional

Kecewa! 150 Orang Tandatangani Petisi Cabut Donasi untuk Agus Salim  

Kamis, 24 Oktober 2024 | 20:29 WIB
Lebih dari 150 orang tandatangani petisi cabut donasi untuk Agus Salim. (X)

 

NAWACITAPOST.COM - Seorang warga bernama Rizky Pras baru-baru ini membuat petisi daring yang menyerukan pencabutan donasi untuk M Agus Salim (32), korban penyiraman air keras di Cengkareng. Petisi tersebut diunggah di situs change.org sebagai bentuk protes terhadap Agus, yang dianggap menyalahgunakan uang donasi yang telah dikumpulkan oleh para donatur.

“Donatur merasa bahwa uang yang diberikan tidak dipergunakan sesuai tujuan awal,” tulis Rizky dalam petisinya.

Awalnya, Agus meminta bantuan dari warganet untuk biaya pengobatan matanya yang rusak akibat serangan air keras. Permintaan ini disampaikan melalui podcast di akun YouTube @curhatbang, yang dipandu oleh aktor dan presenter Denny Sumargo.

Namun, setelah berhasil mengumpulkan dana donasi, sejumlah donatur merasa kecewa. Mereka menuduh Agus menggunakan sebagian dari uang tersebut untuk keperluan keluarganya, bukan untuk pengobatan seperti yang dijanjikan.

Baca Juga: Dinyatakan Pailit, 15.000 Pekerja Sritex Terancam PHK  

"Pada saat itu, Agus hanya meminta agar matanya bisa kembali normal. Sekarang, ketika donasi sudah terkumpul, malah digunakan untuk hal lain seperti membayar utang keluarganya," lanjut Rizky dalam keterangannya.

Hingga saat ini, petisi tersebut telah mendapat dukungan lebih dari 152 ribu tanda tangan sejak dirilis pada 19 Oktober 2024.

Agus sebelumnya menjadi korban penyerangan air keras oleh rekan kerjanya berinisial JJS (18) di Cengkareng, Jakarta Barat, pada 1 September 2024. Akibat serangan tersebut, Agus mengalami luka bakar yang parah di tubuhnya dan mengalami gangguan penglihatan.

JJS, yang bekerja bersama Agus di sebuah kafe di Green Lake, Cipondoh, Tangerang, melakukan aksi brutal itu karena merasa sakit hati setelah sering dimarahi oleh Agus. Sementara itu, konflik donasi semakin rumit ketika Agus melaporkan Pratiwi Noviyanthi, YouTuber sekaligus pemilik Yayasan Peduli Kemanusiaan, ke polisi.

Baca Juga: Ini Daftar Lengkap 13 Komisi dan Mitra Kerjanya

Pratiwi, yang awalnya membantu Agus mengumpulkan donasi hingga mencapai Rp 1,5 miliar. Namun, ia merasa bahwa Agus tidak amanah dan meminta uang tersebut dikembalikan. Agus kemudian melaporkan Pratiwi ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik pada 19 Oktober 2024.

Tags

Terkini