nasional

Usai Pemilu, Bank Indonesia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,1 Persen

Kamis, 29 Februari 2024 | 15:51 WIB
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Pexels)

NAWACITAPOST.COM - Setelah Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 selesai, Bank Indonesia (BI) memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2024 dapat mencapai 5,1 persen. Hal ini disampaikan oleh Deputi Gubernur BI, Juda Agung, dalam acara Economic Outlook 2024, Kamis (29/2/2024).

"Kami perkirakan pertumbuhan ekonomi tahun ini 2024 antara 4,7-5,5 persen. Kira-kira titik tengahnya disekitar 5,1 persen di tahun 2024," ujar Juda.

Menurutnya, sekarang sangat penting untuk membangun optimisme bersama, meskipun situasi ekonomi global masih dipengaruhi oleh tingginya ketidakpastian.

Baca Juga: LRT Jabodebek Tambah Layanan 44 Perjalanan, per 1 Maret 2024

"Saya kira perlu untuk membangun optimisme kita bersama, untuk ekonomi domestik dengan kondisi global seperti itu sebenarnya uncertainty mereda tapi masih tinggi," tambahnya.

Juda juga menyebutkan bahwa BI memprediksi inflasi di dalam negeri tetap terjaga di kisaran 2-3 persen, sementara pertumbuhan kredit ditargetkan mencapai 10-12 persen tahun ini.

"Inflasi kami perkirakan juga masih terjaga, sangat terjaga di kisaran range Bank Indonesia 2-3 persen dan pertumbuhan kredit 10-12 persen di tahun ini," ujarnya.

Baca Juga: Nusantara Awards 2024: Moment Promosi Terbaik bagi Dunia Usaha

Sementara itu, BI juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi global tahun 2024 akan sedikit lebih rendah dari tahun sebelumnya, yaitu sebesar 3 persen, dibandingkan dengan kondisi perekonomian tahun 2023 yang sebesar 3,1 persen.

"Kami perkirakan perekonomian global tahun 2024 3 persen, sedikit lebih rendah dari tahun sebelumnya 2023," jelas Juda.

Meskipun demikian, Juda menyatakan bahwa laju pertumbuhan ekonomi global 2024 justru lebih kuat dibandingkan perkiraan sebelumnya.

Baca Juga: Semakin Mudah Legalisasi Dokumen Keperluan Luar Negeri Melalui Layanan Apostille, Kemenkumham Kalsel Gelar Diseminasi

"Berangkat dari global kita mungkin cautious optimistic. Kalo kita lihat perekonomian global kami perkirakan 2024 memang lebih rendah dari 2023, tapi angkanya akan lebih tinggi dari perkiraan kita sebelumnya," pungkas Deputi Gubernur Bank Indonesia tersebut.

Tags

Terkini