Pemanfaatan Jalur Frontage: Pemkot tengah berkoordinasi dengan pihak perkeretaapian untuk memanfaatkan jalur frontage kereta api sebagai rute penghubung tambahan dari kawasan Rawapanjang, Bulak Kapal, Ampera, hingga Jalan Muhammad Yamin.
Optimalisasi jalur penghubung ini diyakini tidak sekadar menjadi penurai kemacetan, melainkan turut menggerakkan roda perekonomian warga di sekitar koridor pembangunan.
Sinergi Anggaran Pusat dan Keselamatan Perlintasan Sebidang
Wali Kota Bekasi menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Pusat, mengingat nilai kucuran anggaran untuk proyek ini menembus hampir Rp188 miliar.
“Alokasi anggaran ini sangat besar, hampir Rp188 miliar. Tentu sulit apabila seluruhnya harus ditopang APBD Kota Bekasi. Oleh sebab itu, perhatian besar dari Pemerintah Pusat wajib kita sambut baik. Kami sangat mengharapkan partisipasi dan dukungan seluruh elemen masyarakat agar manfaat infrastruktur ini bisa segera dinikmati,” pukasnya.
Khusus untuk penataan kawasan Bulak Kapal, kehadiran flyover dipandang sebagai jawaban mendesak guna mengeliminasi risiko kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api. Setelah flyover beroperasi sepenuhnya, perlintasan sebidang tersebut direncanakan bakal ditutup permanen demi menjamin keselamatan pengguna jalan serta kelancaran perjalanan kereta api.
Artikel Terkait
Ibu dan Anak di Madiun Diduga Dibunuh September, Suami Siri Jadi Tersangka
Bu Reni Goes to School: Ekonomi Jangan Jadi Penghalang Anak Meraih Cita-Cita!
Bu Reni Goes to School di SMPN 23 Surabaya, Kekurangan 1.800 Guru Jadi Sorotan
Perlombaan Tahfizd Qur’an Tingkat SD/MI 2026 Kabupaten Rokan Hulu, Resmi Ditutup, Kadisdikpora Dampingi Wabup Serahkan Hadiah Kepada Pemenang