NAWACITAPOST.COM – Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) merilis rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik penangkapan seorang kopilot maskapai Malaysia Airlines berinisial MSO yang diduga berusaha menyelundupkan narkotika jenis ekstasi seberat 26 kilogram ke Indonesia.
Peristiwa tersebut terjadi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Rabu (29/7/2026). Rekaman CCTV kemudian dipublikasikan Bea Cukai pada Senin (3/8/2026), sebagai bagian dari pengungkapan kasus penyelundupan narkotika lintas negara.
Berawal dari Kecurigaan Petugas Bea Cukai
Berdasarkan rekaman CCTV, MSO terlihat turun dari pesawat dan berjalan menuju area kedatangan internasional untuk menyelesaikan proses Customs Declaration (CD) melalui sistem All Indonesian, sebelum menjalani proses penjaluran oleh Risk Assessment Officer (RO).
Baca Juga: Skandal Lahan: Hutan Lindung Rasau Jaya Menerbitkan SHM, BPN Kubu Raya Bungkam!
Meski sempat diarahkan melewati jalur fast track yang diperuntukkan bagi awak pesawat, petugas tetap melakukan pengawasan terhadap gerak-gerik MSO.
Kecurigaan muncul setelah petugas mendeteksi citra mencurigakan dari sebuah koper berwarna putih saat melewati mesin X-ray.
"Petugas mencurigai sebuah koper melalui analisis citra mesin X-ray. Koper diambil oleh WN Malaysia berinisial MSO yang mengenakan seragam kopilot," demikian keterangan dalam video yang diunggah Bea Cukai.
MSO kemudian diarahkan ke ruang pemeriksaan untuk dilakukan penggeledahan terhadap barang bawaannya.
26 Kilogram Ekstasi, Sabu, hingga Botol Urine Diamankan
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 70.114 butir ekstasi dengan berat bruto sekitar 26 kilogram yang disembunyikan di dalam koper milik MSO.
Baca Juga: Dominasi Hampir Sedekade, Dulux Kembali Sabet Penghargaan Top Brand Award 2026!
Selain itu, petugas juga menemukan 4 gram sabu yang tersimpan di dalam tas pribadinya.
Tidak hanya narkotika, petugas turut mengamankan satu botol kecil berisi urine yang diduga akan digunakan untuk memalsukan hasil tes urine apabila dilakukan pemeriksaan.
"Petugas turut mengamankan botol kecil berisi urine yang diduga digunakan untuk memalsukan tes urine," tulis Bea Cukai.
Positif Narkoba, Kasus Dilimpahkan ke Bareskrim Polri
Berdasarkan hasil pemeriksaan, MSO dinyatakan positif mengonsumsi narkotika. Petugas menduga yang bersangkutan menggunakan obat terlarang tersebut saat masih menjalankan penerbangan.
Artikel Terkait
Drama Skandal Banjir Padangsidimpuan: Pengesahan APBD 2025 Diduga Jadi Tameng Kebobrokan!
Teror Pencurian Ternak Hantui Praibakul: Dari Sapi Tinggal Kepala Hingga Kuda Lenyap!
Wali Kota Bekasi Gelegarkan Hari Anak Nasional: Generasi Emas Masa Depan Siap Bangkit!
Demi Masa Depan Anak Cucu, Wali Kota Bekasi Pimpin Aksi Hijaukan Kota
Wali Kota Bekasi Sapu Bersih 80 Bangunan Liar Penyebab Banjir Limbah Pejuang!