NAWACITAPOST.COM - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Gunungsitoli turut mengikuti kegiatan Zoom Meeting sebagai tindak lanjut atas Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) terkait Pemanfaatan Aplikasi SIMONEV BAMA Versi 2.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendukung implementasi kebijakan terbaru di bidang penyelenggaraan makanan pada UPT Pemasyarakatan. Selasa, 05 Mei 2026.
Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengawasan penyelenggaraan makanan serta mendukung proses monitoring dan evaluasi yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel.
Baca Juga: Lapas Gunungtua Lakukan Pemusnahan Barang Persediaan Berupa Spray Bubuk Merica
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan telah melakukan berbagai upaya strategis sejak tahun 2025 hingga April 2026, termasuk migrasi data layanan makanan dari Kementerian Hukum ke Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Selain itu, pengembangan aplikasi SIMONEV BAMA versi 1 serta peningkatan keamanan sistem sesuai standar BSSN terus dilakukan hingga akhirnya terwujud SIMONEV BAMA Versi 2.
Aplikasi ini diharapkan mampu menjadi sarana pelaporan satu pintu yang efektif dan efisien bagi seluruh Kantor Wilayah dan UPT Pemasyarakatan di Indonesia dalam bidang penyelenggaraan makanan.
Baca Juga: Adaptasi Regulasi Baru: Lapas Muara Teweh Ikuti Seminar Nasional Transformasi Sistem Pemasyarakatan
Melalui kegiatan Bimbingan Teknis yang dilaksanakan secara virtual bagi Lapas, Rutan, dan LPKA se-Indonesia, diharapkan seluruh jajaran, mulai dari Pejabat Struktural, PPK, Petugas Dapur, hingga Petugas Kesehatan, dapat memahami serta mengoptimalkan penggunaan aplikasi tersebut.
Partisipasi aktif ini menjadi wujud komitmen Lapas Kelas IIB Gunungsitoli dalam meningkatkan kualitas layanan dan akuntabilitas bagi warga binaan.
(Humas Lagusit)