Kamis, 2 Juli 2026

Tegakkan Kedisiplinan: Lapas Muara Teweh Perketat Absensi Rutin Bagi Warga Binaan Pembantu (Tamping)

Photo Author
Yustinus, Nawacita Post
- Senin, 4 Mei 2026 | 20:13 WIB
Petugas Lapas Muara Teweh Bersama Warga Binaan Pembantu (Tamping)
Petugas Lapas Muara Teweh Bersama Warga Binaan Pembantu (Tamping)

NAWACITAPOST.COM - Sebagai upaya menjaga keteraturan dan akuntabilitas dalam setiap program pembinaan, staf jajaran Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik & Giatja) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh melaksanakan kegiatan absensi rutin bagi seluruh Warga Binaan Pembantu (Tamping). Senin, 04 Mei 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk memantau secara langsung tingkat kehadiran dan kepatuhan para Tamping dalam menjalankan tugas yang telah dipercayakan kepada mereka.

Pengecekan absensi dilakukan secara mendetail oleh staf di setiap pos tugas, mulai dari area dapur, kebersihan lingkungan, hingga bengkel kegiatan kerja.

Baca Juga: Petugas Lapas Gunungtua Lakukan Penggeledahan Kamar Hunian Warga Binaan

Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa status Tamping yang diberikan kepada warga binaan benar-benar dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.

Kepala Lapas Kelas IIB Muara Teweh, Halasson Sinaga, menegaskan bahwa pemberian status Tamping adalah sebuah kepercayaan tinggi dari negara yang harus dibayar dengan kedisiplinan yang mutlak.

"Absensi rutin ini adalah instrumen kontrol kami. Menjadi Tamping berarti menjadi teladan bagi warga binaan lainnya. Saya instruksikan agar pengawasan ini dilakukan secara konsisten tanpa celah. Kedisiplinan adalah kunci; jika mereka sudah tertib dalam hal kecil seperti absensi, maka proses pemulihan karakter mereka pun akan berjalan di jalur yang benar," tegas Halasson Sinaga.

Baca Juga: Peringati Hardiknas Tahun 2026, Bupati Rokan Hulu Anton Ajak Seluruh Elemen Wujudkan Pendidikan Bermutu Demi Ciptakan SDM Unggul

Senada dengan hal tersebut, Kasi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Eko Chandra Irawan, memberikan penekanan bahwa setiap tamping wajib tunduk sepenuhnya pada regulasi yang berlaku tanpa pengecualian.

Lanjutnya, Kami dari jajaran Kamtib memantau ketat setiap dinamika warga binaan, termasuk para Tamping. Absensi ini merupakan bagian dari penegakan tata tertib.

"Saya ingatkan kembali, status Tamping bukan merupakan hak istimewa untuk melanggar aturan, melainkan tugas tambahan yang menuntut kepatuhan lebih tinggi. Tamping yang kedapatan tidak disiplin atau melanggar tata tertib akan segera kami evaluasi dan tidak menutup kemungkinan statusnya akan dicabut," jelas Eko Chandra Irawan.

Baca Juga: Hadir Lebih Dekat, Pos Bapas Tamiang Layang Perluas Jangkauan Layanan Pemasyarakatan

Kegiatan absensi oleh staf ini berlangsung dengan tertib dan kondusif. Melalui penegakan kedisiplinan yang ketat namun humanis, Lapas Kelas IIB Muara Teweh terus berkomitmen mewujudkan manajemen warga binaan yang profesional, aman, dan berintegritas.

(Humas Lapas Muara Teweh)

Editor: Yustinus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini