Rabu, 1 Juli 2026

Panen Raya Pokcoy Hidroponik, Bukti Nyata Keberhasilan Pembinaan Kemandirian di Lapas Gunungsitoli

Photo Author
Yustinus, Nawacita Post
- Senin, 4 Mei 2026 | 19:59 WIB
Kalapas Gunungsitoli dan Jajaran Saat Panen Raya Pokcoy Hidroponik
Kalapas Gunungsitoli dan Jajaran Saat Panen Raya Pokcoy Hidroponik

NAWACITAPOST.COM - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Gunungsitoli kembali melaksanakan kegiatan panen raya tanaman pokcoy yang dibudidayakan melalui sistem hidroponik sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian di bidang pertanian. Senin, 04 Mei 2026.

Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP),Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi.Adm. Kamtib) Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, serta Kepala Sub Seksi Perawatan.

Panen raya ini menjadi wujud nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan secara konsisten di lingkungan Lapas Gunungsitoli. Warga binaan yang terlibat dalam kegiatan ini telah mengikuti seluruh tahapan budidaya tanaman, mulai dari proses penyemaian, perawatan, hingga panen, dengan pendampingan langsung dari petugas. Sistem hidroponik yang diterapkan terbukti efektif dalam menghasilkan tanaman pokcoy yang sehat, segar, dan memiliki nilai ekonomis meskipun dengan keterbatasan lahan.

Baca Juga: Petugas Lapas Gunungtua Lakukan Penggeledahan Kamar Hunian Warga Binaan

Dalam kegiatan tersebut, jajaran turut meninjau langsung instalasi hidroponik serta hasil panen yang diperoleh. Kehadiran petugas tidak hanya sebagai bentuk pengawasan, tetapi juga memberikan motivasi dan dukungan kepada warga binaan agar terus aktif dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti program pembinaan. Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen Lapas Gunungsitoli dalam memastikan setiap program pembinaan berjalan optimal dan memberikan hasil yang nyata.

Melalui kegiatan panen raya ini, Lapas Kelas IIB Gunungsitoli terus berupaya mengembangkan program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan dan produktif. Diharapkan keterampilan yang diperoleh warga binaan dari kegiatan pertanian hidroponik ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika kembali ke tengah masyarakat, sehingga mampu hidup mandiri, produktif, dan berdaya saing.

(Humas Lagusit)

Editor: Yustinus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini