"Seluruh kebijakan ini adalah wujud kehadiran negara. Kami memastikan setiap tetes keringat pekerja Indonesia dibayar dengan pelindungan, kepastian hukum, dan kesejahteraan yang layak," pungkas Cris Kuntadi, menutup pernyataannya yang disambut optimisme tinggi.
Satu pesan yang tertangkap jelas hari ini: Buruh tidak lagi berjalan sendirian.
Artikel Terkait
Gema "Double Great Harvest" di Jantung Nusantara: Gereja Bethany Nusantara Ukir Sejarah dalam Rakernas I di IKN
Perkuat Eksistensi PTS, APPERTI Jadi Garda Terdepan Transformasi Pendidikan Tinggi Nasional
Pemerintah Pangkas Iuran BPJS Ketenagakerjaan, Kini Ojol Punya Standar THR!
Bogor Membara: PWRI "Gedor" Hiswana Migas, Cium Aroma Busuk Permainan Harga LPG!
Guncang Tangerang! Wamenaker Tegaskan BUMN Adalah Benteng Ekonomi