Kamis, 6 Agustus 2026

Detik-Detik Mencekam Pekerja Terjebak Gedung Terbakar di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Kamis, 6 Agustus 2026 | 21:28 WIB
Menyoroti fakta terkini ihwal insiden kebakaran di gedung kawasan Menteng, Jakarta Pusat. (Instagram.com/@aboutdkj)
Menyoroti fakta terkini ihwal insiden kebakaran di gedung kawasan Menteng, Jakarta Pusat. (Instagram.com/@aboutdkj)
 
NAWACITAPOST.COM— Momen mencekam yang memperlihatkan para pekerja terjebak di atas gedung terbakar di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, mendadak gempar dan menjadi sorotan hangat publik di media sosial.

Dalam rekaman video yang beredar luas, sejumlah korban yang mengenakan helm serta seragam kerja terlihat panik bertahan di atap bangunan. Mereka berdesakan berusaha menghindari gulungan asap pekat dan korban api yang terus membesar, sembari berjibaku mencari celah jalur penyelamatan diri.

Bergerak cepat menembus situasi darurat, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Jakarta Pusat menerjunkan kekuatan penuh berupa 22 unit mobil pemadam—termasuk armada tangga hidrolik Bronto Skylift—serta 105 personel ke lokasi kejadian di wilayah Cikini, Menteng.
 

Perwira Damkar Jakarta Pusat, Subady, mengonfirmasi bahwa seluruh pekerja yang terjebak berhasil dievakuasi dari berbagai titik ketinggian dalam keadaan selamat tanpa menelan korban jiwa.

"Tadi kami datang memang ada beberapa yang kita evakuasi. Ada sekitar 10 orang," ujar Subady dalam keterangannya, Kamis (6/8/2026).

Subady menambahkan bahwa penyelamatan di medan sulit tersebut harus ditempuh dengan teknik penyelamatan fisik.

"Evakuasi menggunakan proses manual," sambungnya.

Kendati kobaran api sempat menyebar ke area atas hingga memicu kepanikan massal para pekerja proyek, ketangguhan tim pemadam berhasil menekan potensi bahaya yang lebih besar.
 

"Pekerja yang dievakuasi berbagai titik, karena masih dalam pekerjaan," beber Subady.

"Alhamdulillah, info terakhir tak ada korban jiwa dari pekerja dan anggota," ungkapnya.

Dalam upaya menaklukkan si jago merah yang membakar struktur bangunan tinggi tersebut, unit armada khusus juga dikerahkan untuk menjangkau titik api yang sulit diakses.

"Unit Bronto tadi dipakai untuk proses pemadaman, memang ada api di lantai 3," kata Subady.
 

Saat ini, kondisi api dipastikan sudah padam total dan petugas tetap berada di lokasi untuk penuntasan pendinginan guna mencegah munculnya titik api susulan. Berdasarkan dugaan awal, sumber api dipicu dari akumulasi material mudah terbakar seperti kayu dan tripleks di lantai dasar yang merambat cepat ke lantai atas.
 
Meskipun demikian, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini