Dampak Jangka Panjang pada Kualitas Sumber Daya Manusia
Tidak hanya berdampak pada masa kanak-kanak, defisiensi zat besi juga memengaruhi pencapaian akademik hingga produktivitas di masa depan.
Selain ASI, susu formula juga bisa menjadi alternatif sumber zat besi, terutama jika mengandung fortifikasi Zat besi dan vitamin C.
Baca Juga: Kepedulian, Lapas Lubuk Pakam Bagikan Makanan dan Susu Kepada WBP
“Ada produk susu yang memang sudah diformulasi untuk menunjang penyerapan zat besi, seperti yang mengandung Iron-C,” jelasnya.
Namun demikian, dr. Sukiman menekankan pentingnya membaca label nutrisi dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum memilih produk susu tertentu.
Kekurangan zat besi masih menjadi salah satu masalah gizi terbesar di dunia, termasuk di Indonesia.
Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan zat gizi mikro, termasuk melalui konsumsi susu yang sesuai, menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas generasi masa depan.
Artikel Terkait
Kementan Wajibkan Industri Susu Serap Produk Lokal
Kepedulian, Lapas Lubuk Pakam Bagikan Makanan dan Susu Kepada WBP
Mengenal Susu Kecoa, Disebut Bisa Jadi Alternatif Pangan Masa Depan, Apakah Benar?
Pilihan Sehat dan Islami: Susu Fortifikasi Halal dan Thayyib untuk Anak Tangguh di Masa Depan