Jumat, 5 Juni 2026

Pangkas Rambut Pengayoman, Wujud Program Pembinaan Kemandirian Lapas Manokwari Bagi WBP

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Jumat, 25 Juni 2021 | 15:00 WIB


Manokwari, NAWACITAPOSTBerada dibalik jeruji tidak membuat kreatifitas Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Manokwari menjadi tumpul. Justru, sebaliknya kreatifitas WBP digodok dengan berbagai program pembinaan kemandirian yang dihadirkan oleh Lapas Manokwari, Jumat (25/6/2021).


Kamis kemarin (24/6/2021), Lapas Manokwari baru saja melaunching Sarana Asimilasi dan Edukasi berupa Pangkas Rambut Pengayoman yang diresmikan secara langsung dengan ditandai pengguntingan pita oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua Barat, Slamet Prihantara.




Kakanwil dalam sambutannya berpesan agar Pangkas Rambut Pengayoman bentukan Lapas Manokwari ini sangat baik untuk dipertahankan agar bisa membantu Warga Binaan untuk mendapatkan pengalaman kerja dan bisa diterapkan di lingkungan masyarakat pada saat WBP sudah Bebas dari masa hukuman nantinya.




Menutupnya sambutannya, beliau mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kalapas Manokwari beserta jajarannya melalui program pembinaan yang telah menghadirkan unit pembinaan kemandirian berupa Pangkas Rambut Pengayoman bagi WBP sehingga skill mereka (WBP) bisa tersalurkan dengan baik.






Sementara itu Kalapas Manokwari, Yulius Paath ketika dimintai keterangan mengatakan bahwa Pangkas Rambut Pengayoman ini merupakan program asimilasi bagi WBP dan juga sarana edukasi baik untuk WBP dan masyarakat. WBP program asimilasi sudah melalui sidang TPP dan masuk tahap program asimilasi menuju program integrasi (usulan pembebasan bersyarat).



-



Untuk jasa pangkasnya, pangkas rambut yang sementara ini beranggotakan 2 orang WBP Asimilasi Lapas Manokwari tersebut mematok harga yang cukup murah jika dibandingkan dengan tempat pangkas rambut lainnya yang ada di Manokwari yakni 30 ribu rupiah untuk orang dewasa, 25 ribu rupiah untuk anak-anak serta cukur kumis dan jenggot sebesar 15 ribu rupiah serta ditunjungan dengan bangunan sarananya cukup representatif, bersih, nyaman dan ber-AC.






Selain itu juga, kedepannya Lapas Manokwari berencana akan menghadirkan Sarana Asimilasi dan Edukasi bagi WBP berupa kafe dan tempat cuci motor.




Turut hadir dalam kegiatan peresmian tersebut diantaranya, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas), Masjuno, pejabat struktural Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Papua Barat dan pejabat struktural Lapas Manokwari serta awak media.






(Humas Kemenkumham Papua Barat "PASTI BISA, " (Berwibawa, Inspiratif, Santun dan Amanah)

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

Mensos Risma Bantu Pengobatan 2 Warga Lampung

Kamis, 22 Juni 2023 | 20:56 WIB