Minggu, 19 Juli 2026

DLH Nganjuk Lakukan Sidak di Patianrowo, Ini Perbedaan Antara Versi Kades dan Warga

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Jumat, 31 Januari 2025 | 09:49 WIB
Rombongan DLH dan DPMPTSP Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur yang didampingi Forpimcam Patianrowo ketika Sidak di Desa Babadan  (Istimewa)
Rombongan DLH dan DPMPTSP Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur yang didampingi Forpimcam Patianrowo ketika Sidak di Desa Babadan (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi pengolahan limbah yang berlokasi di Desa Babadan, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Kamis (30/1/2025).

Informasi yang dihimpun wartawan Nawacitapost.com, terlibat dalam kegiatan sidak diantaranya Kepala DLH Nganjuk Subani, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Purwo Bujono, Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) Patianrowo.

Forpimcam Patianrowo yang bergabung dalam kegiatan sidak adalah Camat Widi Cahyono, Kapolsek Iptu Edy Suwanda beserta anggotanya, Bati Komsos Koramil 0810/06 Pelda Chobib Umar, Kepala Puskesmas dr. Yusman Efendi, dan UPT Pertanian Ida Retno Wati.

Baca Juga: Warga Resah!!! Bau Busuk Tercium di Desa Babadan Patianrowo Nganjuk

Selain itu ikut bergabung dalam kegiatan sidak yaitu Kepala Desa (Kades) Babadan Imam Robani beserta perangkatnya juga Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Sutikno pemilik usaha peternak ikan lele sekaligus pemilik pengelola limbah.

DLH dan DPMPTSP Kabupaten Nganjuk ketika dilokasi pengolahan limbah (Istimewa)

Kepala DLH Nganjuk Subani berkata selama berada di lokasi pihaknya tidak menemukan adanya aktivitas pengolahan limbah, sehingga dirinya tak mencium bau menyengat.

"Saya kira tidak ada baut tadi, karena mungkin tidak adanya aktivitas," ucap Subani kepada tim awak media usai melakukan sidak.

Dikarenakan situasi tersebut membuat Subani tak banyak bertanya terhadap pengelola limbah yakni Sutikno, bahkan dirinya juga enggan mengetahui kapan terakhir kali pengelola mengolah limbah telur menjadi pakan ternak.

Baca Juga: Diduga Enggan Dikonfirmasi, Pemilik Pengolahan Limbah Desa Babadan Patianrowo Ancam Wartawan yang Liput

"Ini tadi saya melihat kenyataan di lapangan tidak bau, jadi saya tidak terlalu mendesak Pak Tikno untuk tanya segala, Saya melihat keadaan di lapangan, dengan melihat secara langsung pengelolaannya, sudah cukup untuk mengambil kesimpulan," tutur Subani.

Subani juga ogah mengambil sampel yang ada di lokasi pengolahan limbah, dirinya beralasan karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

"Baru saja kita larinya ke laboratorium, nanti siapa yang membiayainya," kata Subani.

Sementara pada berita sebelumnya yang berjudul "Warga Resah!!! Bau Busuk Tercium di Desa Babadan Patianrowo Nganjuk" Kades Babadan Imam Robani ketika diwawancarai mengakui bahwa ada bau busuk menyengat tersebut telah dirasakan warganya sejak lama yang diduga berasal dari gedung yang berada di depan kantornya.

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mensos Risma Bantu Pengobatan 2 Warga Lampung

Kamis, 22 Juni 2023 | 20:56 WIB