Minggu, 19 Juli 2026

Sempat Ancam Wartawan yang Meliput, Pemasok Pengelola Limbah Diperkirakan Berasal dari Lengkong

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Senin, 27 Januari 2025 | 10:58 WIB
Truk yang diduga menjadi Armada pengangkut limbah ketika memasuki lokasi pengolahan limbah di Desa Babadan, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur  (Istimewa)
Truk yang diduga menjadi Armada pengangkut limbah ketika memasuki lokasi pengolahan limbah di Desa Babadan, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM — Sempat melontarkan ancaman terhadap wartawan yang melakukan peliputan, pemasok pengelola limbah yang berlokasi di Desa Babadan, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, diperkirakan berasal dari perusahaan besar yang berlokasi di Desa Prayungan, Kecamatan Lengkong, Nganjuk.

Pada berita sebelumnya yang berjudul "Enggan Dikonfirmasi, Pemilik Pengolahan Limbah Desa Babadan Patianrowo Ancam Wartawan yang Liput" sejumlah wartawan yang datang untuk mengkonfirmasi keluhan warga perihal bau busuk menyengat, mendapatkan ancaman dari pemilik pengolahan limbah yakni Sutikno, yaitu akan mencari wartawan yang memuat berita tersebut.

Adapun wartawan yang datang untuk mengkonfirmasi kepada pemilik pengolahan limbah selain dari Nawacitapost.com yaitu Kuswanto, Andika Wahyu Al Amin, dan Mohammad Fajar El Jundi.

Baca Juga: Warga Resah!!! Bau Busuk Tercium di Desa Babadan Patianrowo Nganjuk

Ketika tim awak media sudah mulai mengkonfirmasi perihal keluhan warga Desa Babadan kepada Sutikno pemilik pengolahan limbah, justru anak dari pemilik pengolahan limbah yakni Andika meminta tim awak media untuk menunjukkan kartu identitas tim awak media, yang juga tak mau direkam.

"Coba saya minta kartu ID card mas sebelum saya menjawab, semuanya ya. Saya ingin melihat keabsahannya. Jangan sampai ada yang merekam, kalau masih ada yang merekam tolong tutup," pinta Andika.

Sementara Sutikno pemilik pengolahan limbah ketika dikonfirmasi atas adanya keluhan masyarakat dirinya tak menampik usaha yang dijalankannya menimbulkan bau tak sedap, bahkan mengatakan bahwa usaha yang jalankannya juga telah mengantongi ijin.

"Saya kalau ijin usaha ada CV, tapi sampean lihat atau minta ndak tak kasih, ini tak batasi," ucap Sutikno kepada wartawan Nawacitapost.com, pada Sabtu (25/1/2025).

Baca Juga: Diduga Enggan Dikonfirmasi, Pemilik Pengolahan Limbah Desa Babadan Patianrowo Ancam Wartawan yang Liput

Lanjut Sutikno, mau konfirmasi apa, sampean kalau ingin melihat usaha langsung saja ke lapangan, lihat saja tidak usah tanya, jadi langsung poin.

"Kalau diliput tidak boleh, dan kalaupun diliput wani mbayar piro (berani bayar berapa red), kalau mau ambil foto silakan tidak apa-apa, tapi yang difoto kan tertentu, jangan sampai jalannya yang difoto," ujar Sutikno.

Sutikno menambahkan, jadi jangan sampai jalannya yang difoto, dan jangan jalan yang keluar untuk masuk. Jangan pintu masuk di foto kuncinya model kayak apa, jangan!! Maksud saya tak batasi kayak gitu.

"Kalau pertanyaan panjenengan ingin saya jawab, ayo ke lokasi. Jadi kalau diliput tidak boleh, mau dibayar berapa saya, karena wajah saya itu wajah privasi," imbuhnya.

Baca Juga: Khotmil Qur'an Warnai Tes Kenaikan Tingkat Siswa PSHT Komisariat Padepokan dan Ranting Kota Nganjuk

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini