NAWACITAPOST.COM — Pasca Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), sejumlah warga mendesak Penjabat (Pj) Bupati Nganjuk, Jawa Timur untuk segera mengevaluasi kinerja Kepala DLH beserta jajarannya.
Pada berita tayang sebelumnya dengan judul "DLH Nganjuk Lakukan Sidak di Patianrowo, Ini Perbedaan Antara Versi Kades dan Warga" DLH Kabupaten Nganjuk melakukan sidak ke lokasi pengolahan limbah yang berlokasi di Desa Babadan, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Kamis (30/1/2025).
Informasi yang dihimpun wartawan Nawacitapost.com, terlibat dalam kegiatan sidak diantaranya Kepala DLH Nganjuk Subani, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Purwo Bujono, Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) Patianrowo.
Forpimcam Patianrowo yang bergabung dalam kegiatan sidak adalah Camat Widi Cahyono, Kapolsek Iptu Edy Suwanda beserta anggotanya, Bati Komsos Koramil 0810/06 Pelda Chobib Umar, Kepala Puskesmas dr. Yusman Efendi, dan UPT Pertanian Ida Retno Wati.
Selain itu ikut bergabung dalam kegiatan sidak yaitu Kepala Desa (Kades) Babadan Imam Robani beserta perangkatnya juga Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Sutikno pemilik usaha peternak ikan lele sekaligus pemilik pengelola limbah.
Pada kegiatan sidak Kepala DLH Subani terpantau tidak mengambil sampel yang ada di lokasi pengolahan limbah, dikarenakan untuk uji tes laboratorium membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
"Tidak ada gangguan lingkungan hidup, kalaupun dilabkan (tes laboratorium red), siapa yang membiayai," ucap Subani kepada tim awak media usai melakukan sidak.
Baca Juga: Sempat Ancam Wartawan yang Meliput, Pemasok Pengelola Limbah Diperkirakan Berasal dari Lengkong
Bahkan Subani tak banyak bertanya terhadap pengelola limbah yakni Sutikno, bahkan dirinya juga enggan mengetahui kapan terakhir kali pengelola mengolah limbah telur menjadi pakan ternak.
"Ini tadi saya melihat kenyataan di lapangan tidak bau, jadi saya tidak terlalu mendesak Pak Tikno untuk tanya segala, saya melihat keadaan di lapangan, dengan melihat secara langsung pengelolaannya, sudah cukup untuk mengambil kesimpulan," tutur Subani.
Sementara sejumlah warga merasa geram dan aneh atas kesimpulan yang disampaikan oleh Kepala DLH.
"Menurut saya pernyataan para pihak, terkhusus Kepala DLH Nganjuk dalam sidak cukup aneh. Mereka tidak melakukan apapun tapi bisa mengambil kesimpulan bahwa tidak terjadi pelanggaran," kata salah satu warga berinisial RH (51) kepada wartawan Nawacitapost.com, pada Jum'at (31/1/2025).
Artikel Terkait
Warga Resah!!! Bau Busuk Tercium di Desa Babadan Patianrowo Nganjuk
Diduga Enggan Dikonfirmasi, Pemilik Pengolahan Limbah Desa Babadan Patianrowo Ancam Wartawan yang Liput
Sempat Ancam Wartawan yang Meliput, Pemasok Pengelola Limbah Diperkirakan Berasal dari Lengkong
Ijin Usaha Dua Perusahaan Antara Pemasok dan Pengelola Limbah Dipertanyakan, Walhi Desak Pemerintah Setempat
DLH Nganjuk Lakukan Sidak di Patianrowo, Ini Perbedaan Antara Versi Kades dan Warga
Ikut Bergabung Dalam Kegiatan Sidak di Babadan Patianrowo, DPMPTSP Nganjuk Sampaikan Ini