Rabu, 15 Juli 2026

Meriahkan HUT RI ke-79, Sanggar Seni Rasa Wening PSHT Gelar Acara Wayang Kulit Semalam Suntuk

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Selasa, 6 Agustus 2024 | 06:00 WIB
Pagelaran wayang kulit di halaman Sanggar Seni Roso Wening, Desa Banaranwetan, Kecamatan Bagor, Nganjuk (Foto Sakera Nawacita)
Pagelaran wayang kulit di halaman Sanggar Seni Roso Wening, Desa Banaranwetan, Kecamatan Bagor, Nganjuk (Foto Sakera Nawacita)

"Mumpung ini masih bulan Suro, kita harus selalu mendekatkan diri kepada Tuhan yang maha kuasa dengan penuh rasa prihatin, sehingga permohonan kita dikabulkan Tuhan yang maha kuasa yaitu tercapainya bangsa dan negara yang aman, damai, dan sejahtera atas ridho Allah subhanahu wa ta'ala," imbuhnya.

Agus menjelaskan, kaitannya kegiatan ini dengan warga yang baru disahkan tidak ada, kemarin warga baru sudah tasyakuran, dalam bentuk selamatan tumpengan sederhana, tapi penuh khidmad.

"Jadi saat ini (pergelaran wayang kulit red) adalah kegiatan bersama dalam memperingati HUT RI ke-79, yang dimaksud bersama-sama yaitu warga baru, warga lama, dan masyarakat," terangnya.

Baca Juga: Tiga Pesilat PSHT Binaan Polres Kotabaru Raih Medali Perunggu

Agus menegaskan, inilah suatu ide baru, bahwa kebersamaan baik yang tua, muda, remaja bergabung menjadi satu untuk Indonesia," tandasnya.

Ketua panitia pelaksana Narto ketika diwawancarai (Foto Sakera Nawacita )

Sementara itu Narto Ketua panitia pelaksana kegiatan tersebut ketika diwawancarai menyampaikan, yang pasti kita akan menampilkan dari dalam sendiri artinya dari internal saudara-saudara yang lahir dari sanggar seni Roso Wening berupaya menampilkan.

"Artinya menampilkan kemampuan diri untuk yang positif, sehingga nanti warga baru tidak tidak terkesan ikut yang tidak baik, seperti yang tidak diharapkan, justru kita tampilkan kegiatan-kegiatan yang sifatnya positif," kata Narto.

Baca Juga: Tak Mau Ketinggalan Momen Bulan Suci, PSHT Rayon Bangsri Bagi Takjil Gratis

Narto menegaskan, salah satu kegiatan positif tersebut, diantaranya menampilkan wayang kulit ini mulai dari dalangnya, sampai ke pengrawit hingga sinden, semua dari warga binaan yang ada di Sanggar Seni Roso Wening.

"Yang pasti kita tunjukkan kemampuan diri kita, untuk hal yang positif, sekaligus masih tetap ngangsu kaweruh sama mas-masnya, kita tidak akan pernah tampil di depan beliau-beliau, justru kita kita akan minta support dukungan, minta arahan dan lain sebagainya untuk berbuat yang lebih baik," tutup Narto.

 

 

 

Ikuti dan dapatkan berita terupdate dari Sakera Kakanper PT Media Nawacita Indonesia (MNI) Nganjuk dan Kediri, Jawa Timur, langsung dari ponselmu, pada situs berita www.nawacitapost.com, melalui aplikasi Facebook, silahkan klik disini, dan disini, juga melalui aplikasi Twitter atau X, silahkan klik disini, pastikan dua aplikasi tersebut sudah terinstall pada ponselmu

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini