NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Kabupaten Nias melalui Kecamatan dan Pemerintah Desa melaksanakan Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Kabupaten Nias. Kegiatan ini bertempat di Kantor Desa Tuhembuasi Kecamatan Sogaeadu pada Senin, (10/06/2024).
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Nias dalam rangka Aksi Cegah Stunting sehingga dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan Posyandu di Desa Tuhembuasi Kecamatan Sogaeadu.
Kegiatan ini dilaksanakan secara vidcon dengan tujuan agar dapat dimonitor secara langsung dari Pusat/Provinsi. Seperti diketahui, beberapa layanan yang dilaksanakan pada kegiatan tersebut, yakni: Skrining Layak Hamil, Pengukuran Lingkar Lengan Atas, Penimbangan Berat Badan dan Tinggi Badan serta Intervensi Sesuai Tatalaksana bagi Calon Pengantin, Ibu Hamil, Bayi dan Balita.
Pj. Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin melalui vidcon menyampaikan bahwa kegiatan ini terkait intervensi Stunting di Sumatera Utara. Hal ini sangat penting karena bukan hanya memperhatikan pertumbuhan anak saja tetapi masa depan dan sumber daya manusia yang berkualitas.
Baca Juga: Rapat Koordinasi Pembangunan Unit Pelayanan Makan Bergizi di Kabupaten Nias
Ia mengatakan bahwa target pada tahun 2024 angka Stunting menurun 14%. Oleh karena itu, kegiatan ini akan terus dilaksanakan demi tercapainya target tersebut mulai dari Pengkaderan, Aktivasi dan Optimalisasi Posyandu, Edukasi Gizi dan Pemantauan Pertumbuhan Anak serta Pemberian Protein.
"Posyandu memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam mencegah stunting dengan didukung oleh alat-alat kesehatan yang memadai. Pencegahan stunting bukan hanya berfokus pada penurunan tetapi dilakukan secara Komprehensif dan Berkelanjutan," terang Hassanudin.
Ia mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama membangun dan melakukan terobosan-terobosan, pelatihan-pelatihan yang komprehensif dan berkelanjutan dalam menurunkan angka Stunting melalui aksi nyata bahkan melalui media sosial dalam bentuk-bentuk konten yang menarik.
"Tingkatkan kolaborasi antar Pemerintah dan Alokasi Dana. Mari berkomitmen menciptakan masa depan yang lebih baik dan lebih sehat bagi anak-anak Sumatera Utara," tutupnya.
Masih dalam kegiatan yang sama, Bupati Nias Yaatulo Gulo, S.E., S.H., M.Si menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Kegiatan ini bukan hanya di Desa Tuhembuasi saja tetapi seluruh desa di Wilayah Kabupaten Nias," harapnya.
Bupati Nias mengatakan bahwa ada 2 (dua) tugas penting dalam penanganan stunting, yaitu Penanganan Yang Sudah Stunting dan Pencegahan Agar Tidak Terjadi Stunting Bagi Bayi Yang Baru Lahir.
"Kepada seluruh Perangkat Desa, Posyandu dan Tenaga Kesehatan agar bersama-sama bekerja lebih keras lagi untuk memberikan edukasi dan mendampingi masyarakat dalam upaya pencegahan stunting," ajaknya.
Usai kegiatan, Bupati Nias monitoring langsung aktivitas pelayanan, termasuk alat-alat kesehatan dan obat-obatan yang diberikan kepada masyarakat.
Artikel Terkait
Anggota PPS Kabupaten Nias Utara Mengundurkan Diri Setelah Dilantik, Ada Apa?
Bupati Nias Terima Penghargaan Paramesti dari Kemenkes RI atas Komitmen Kawasan Tanpa Rokok
WSL QS 5000 Nias Pro 2024, Marinus Gea: Peluang Wujudkan Nias Pulau Impian
Faigiziduhu Ndruru: Nias Pro 2024 Jadi Event Menarik di Nias Pulau Impian
Rapat Koordinasi Pembangunan Unit Pelayanan Makan Bergizi di Kabupaten Nias