Kamis, 20 Agustus 2026

Viral Mahasiswi Unesa Kesulitan Daftar Beasiswa karena Masuk Desil 6, Terungkap Sempat Terdata Sebagai Karyawati padahal Masih Sekolah

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:27 WIB
Mahasiswi berprestasi Unesa mengeluhkan perbedaan desil yang sempat jadi kendala mengajukan beasiswa pada Wakil Wali Kota Surabaya Armuji. (Instagram/cakj1)
Mahasiswi berprestasi Unesa mengeluhkan perbedaan desil yang sempat jadi kendala mengajukan beasiswa pada Wakil Wali Kota Surabaya Armuji. (Instagram/cakj1)

Masih Sekolah tapi Terdata Sebagai Karyawati

Salah satu perangkat desa yang ikut mendatangi Drea mengaku bahwa sebelumnya ia tercatat sebagai desil 6.

“Kemarin sudah di-Perlinsos (Perlindungan Sosial -red), awalnya itu dari desil 6 kalau enggak salah, terus saya ajukan sanggahan, akhirnya masuk desil 2,” ungkap salah rombongan perangkat desa.

Baca Juga: Semprot Akurasi Desil, DPRD Surabaya: Jangan Kejar Target Data, Tapi Korbankan Fakta Warga Miskin

“Sebelumnya Diandrea itu terdaftarnya karyawati, padahal masih sekolah,” tambahnya.

Diandrea Ungkap Cari Tambahan Uang dengan Jual Gantungan Kunci

Lebih lanjut, Drea mengungkapkan bahwa dirinya mendapat tambahan uang untuk membayar uang kuliah dengan menjual gantungan kunci.

“Bayar UKT Rp4 juta dari meminjam sama hasil uang jualan saya sedikit. Jualan gantungan kunci kerajinan tangan,” tuturnya.

Baca Juga: Agoeng Prasodjo Desak Audit Total Data: Rumah Reyot Bisa Masuk Desil 8, Bantuan Pun Hilang

Armuji juga meminta Badan Pusat Statistik (BPS) untuk bisa menyesuaikan data dengan kondisi masyarakat di lapangan.

“Untuk kelurahan, RT, RW, lihat kondisi real warga kita. Warga yang tidak mampu, ya sampaikan tidak mampu, enggak usah malu. Jadi jangan dinaik-naikan,” ujar Armuji.

“Kalau memang desilnya 5 ke bawah, tulis 5 ke bawah supaya warga mendapatkan haknya untuk bisa mendapatkan bantuan. BPS harus berani mengubah,” sambungnya.

Lebih lanjut, Armuji berjanji menemui pihak BPS untuk menyampaikan persoalan tersebut.

“Kita akan datangi BPS untuk memberikan solusi terkait desil yang tidak sesuai. Mengingat, Drea ini mendapatkan penghasilan dari berjualan gantungan kunci dan ayahnya seorang pengantar galon air isi ulang,” tukasnya. ***

Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini