Mengakhiri sambutannya Sekda Blitar Izul Marom mengatakan, dalam upacara ini diharapkan sifat-sifat yang negatif ini tidak mengganggu. Setelah diarak hingga ke desa berarti energi negatif sudah terkumpul, kemudian dibakar. Dengan demikian energi negatif hilang, yang ada energy positif sehingga saat Nyepi bisa melaksanakan tapa brata dengan khidmad dan kehidupan tenang, guyub rukun.
Untuk itu saya berharap, setelah tapa Brata pada keesokan harinya (Hari Raya Nyepi), bisa menjadi pribadi yang mawas diri dan menghindari perbuatan tidak baik. Juga semakin sejahtera kehidupannya dan semakin bertawakal pada Sang Hyang Widi,"tutupnya.
Penulis : Frins Maurins
Artikel Terkait
7 Ide Usaha Paling Cuan di Bulan Ramadan, Modal Kecil Dijamin Menguntungkan
Butuh Yang Segar? Ini Resep Es Teler Alpukat Kekinian, Cocok Buat Ide Menu Buka Puasa Selama Ramadan
100 Warga Binaan Lapas Banjarbaru Ikuti Asesmen Awal Program Rehabilitasi Sosial Tahun 2024
Lepas Sambut Danpussenarhanud , Dari Mayjen TNI Candra Wijaya ke Mayjen TNI Hari Arif Wibowo
OPINI: Pengkhianatan Jokowi pada Ahok dan Megawati