- Mengapa yayasan membiarkan drama pelantikan ini berlangsung?
- Apakah Statuta hanya dijadikan pajangan atau instrumen yang bisa ditekuk demi kepentingan tertentu?
Baca Juga: Energi Baru! Forum Anak Muda Bantarjaya All-Out Dukung Misri di Pilkades Bantarjaya
Tuntutan Bergelombang: Batalkan atau Hancur!
Tekanan dari elemen masyarakat dan sivitas akademika mulai mengkristal. Tuntutannya satu dan mutlak: Batalkan SK pengangkatan yang melanggar aturan dan tertibkan ulang struktur organisasi UGN!
Integritas UGN Padangsidimpuan kini berada di titik nadir. Hingga berita ini diturunkan, pihak universitas maupun yayasan masih memilih bungkam seribu bahasa. Publik kini menunggu: Apakah UGN akan kembali ke jalan konstitusi, atau membiarkan dirinya tenggelam dalam pusaran nepotisme yang meruntuhkan marwah pendidikan tinggi?
Statuta adalah panglima, bukan sekadar kertas tanpa makna.(Lesmanan.H)
Artikel Terkait
Flores Timur Bangkit: Belenggu Darurat Dilepas, Era Pemulihan Dimulai!
Gema Sepatu Laras di Tanah Adonara: Menjaga Kedamaian di Bawah Bayang Kerawanan
Jeritan Sunyi Korban Banjir Padangsidimpuan, Ratusan Juta Hak Rakyat Diduga Menguap di Balik Meja Birokrasi!
HIPPI DKI Kobarkan Semangat Konsolidasi demi Taklukkan Belantara Infrastruktur Ibu Kota!
Dari Bambu Lapuk Ke Beton Kokoh: Jembatan Garuda Jakarta Utara Resmi Berdiri