Hingga berita ini diturunkan, Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan masih memilih mengunci mulut rapat-rapat dari konfirmasi media maupun desakan masyarakat. Kini, bola panas berada di tangan lembaga antirasuah.
Publik menanti dengan dada berdebar: akankah KPK segera membongkar tabir gelap di Padangsidimpuan, atau membiarkan air mata para korban banjir terus mengalir dalam ketidakadilan?(Lesmanan.H)