Jumat, 5 Juni 2026

Tanggapi Pidato Gibran, Kemenkeu: Lansia Sudah Terakomodir Program KIS

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Kamis, 26 Oktober 2023 | 22:11 WIB






NAWACITApost.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menanggapi salah satu program unggulan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka terkait Kartu Indonesia Sehat (KIS) lanjut usia (lansia) dan dana abadi pesantren. Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata mengatakan para lansia sudah terakomodir dalam program KIS saat ini. Untuk itu, dengan program yang berjalan saat ini dirasa sudah cukup.





"KIS untuk lansia sebetulnya sebagian besar lansia kalau tidak dalam keluarga mampu sudah tercover," kata Isa dalam konferensi pers APBN KiTA, dikutip Kamis (25/10/2023).





Isa menjelaskan para lansia dari keluarga tidak mampu sudah tercover dalam data program keluarga harapan (PKH) atau data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Oleh karena itu, mereka sudah otomatis terdaftar sebagai penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan.





"Kalau kemudian nanti ada yang masih belum tercover dan sebagainya, itu sebenarnya adalah perbaikan pendataan yang akan kita (pemerintah) lakukan. Tapi seharusnya sih kita cukup dengan program yang ada sekarang ini (KIS)," tuturnya.





Sementara itu, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Kemenkeu Andin Hadiyanto mengatakan, dana abadi pesantren merupakan bagian tidak terpisahkan dari dana abadi pendidikan yang saat ini sebesar Rp 106,1 triliun. Andin menyebut total dana abadi yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ada Rp 134,1 triliun. Khusus untuk pesantren, belanja tahun ini dialokasikan sebesar Rp 250 miliar.





"Pengelolaan programnya sendiri itu dikelola oleh Kemenag, jadi nanti yang membiayai LPDP. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kapasitas dari santri dan juga para pembina santri, seperti program persiapan beasiswa, multimedia pesantren, penguatan pengambilan fatwa, dan lain-lain," jelasnya.


Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini