NAWACITApost.com - Bakteri merupakan entitas kecil yang mampu menyebabkan penyakit, salah satunya adalah bakteri. Bakteri memiliki kemampuan bertahan hidup dalam jangka waktu yang cukup lama, bahkan ketika tidak berada di dalam tubuh manusia, termasuk saat menempel pada dinding rumah Anda.
Dari sana, bakteri dapat masuk ke dalam tubuh dan mengakibatkan berbagai jenis penyakit, seperti infeksi saluran kemih, radang tenggorokan, dan bahkan pneumonia.
Bakteri dan mikroorganisme lainnya, seperti virus dan jamur, dapat berpindah tempat melalui perantara seperti angin, debu, lalat, atau tangan manusia. Mereka dapat menempel pada dinding, perabotan rumah tangga, dapur, kamar mandi, dan berbagai sudut rumah Anda.
Pada benda yang berbahan kain, seperti gorden, sprei, atau taplak meja, bakteri mampu bertahan hidup selama 21 hari. Sedangkan bila menempel di perabotan rumah yang berbahan plastik (polietilen), seperti bak mandi, tempat sampah, atau gayung, mereka mampu bertahan hingga 22–90 hari.
Sementara itu, jika menempel di tembok, bakteri mampu bertahan dalam waktu yang cukup lama, tergantung pada tingkat kelembapan tembok, pH, dan jenis cat tembok yang digunakan. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa meski sudah 7 hari pun, bakteri masih dapat hidup di permukaan tembok.
Cara Memilih Cat yang Aman bagi Keluarga
Perhatikan kandungan VOC-nya
Sebagian besar cat tembok mengandung VOC (volatile organic compounds) yang cukup tinggi. VOC adalah bahan kimia yang mampu menguap dan menimbulkan masalah kesehatan, terutama bila dihirup terlalu lama.
Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk memilih cat tembok rumah yang mengandung lebih sedikit VOC, seperti cat berbahan dasar air yang lebih cepat kering.
Pilih cat tembok yang mengandung silver-ion
Silver-ion adalah partikel dari logam perak yang telah terbukti mampu melawan membunuh bakteri dan kuman lainnya. Silver-ion sendiri sudah dipakai dalam dunia medis sebagai lapisan antimikroba pada berbagai macam perlengkapan medis, mulai dari alat-alat medis hingga obat-obatan untuk menyembuhkan luka.
Bahkan, silver-ion juga seringkali digunakan pada cat yang melapisi dinding-dinding rumah sakit. Jadi, dengan memilih cat tembok yang mengandung silver-ion, bakteri dan kuman yang menempel di tembok rumah Anda akan mati, sehingga tidak mengganggu kesehatan Anda sekeluarga.
Hindari cat tembok dengan kandungan timbal
Timbal adalah logam yang sangat beracun dan bisa menimbulkan masalah kesehatan. Logam ini diketahui bisa menyebabkan kerusakan otak dan sistem saraf serta mengganggu proses pertumbuhan pada anak. Sementara pada orang dewasa, logam ini bisa menyebabkan gangguan kesuburan hingga gangguan saraf.
Untuk melindungi keluarga Anda dari keracunan timbal, perhatikan kadar timbal dalam cat tembok di rumah Anda. Batas maksimal timbal yang diperbolehkan adalah 90 ppm. Namun, lebih baik pilih cat yang sama sekali tidak mengandung timbal.
Selain memperhatikan kandungannya, memilih cat tembok yang mudah dibersihkan pun sangat penting. Pasalnya, tembok rumah perlu dibersihkan secara rutin, tetapi tidak semua cat bisa bertahan jika berkali-kali dibersihkan.