Senin, 20 Juli 2026

Mengenal Automated External Defibrillator (AED)

Photo Author
safrianasyahra, Nawacita Post
- Rabu, 30 Agustus 2023 | 20:27 WIB
Mengenal Automated External Defibrillator (AED)
Mengenal Automated External Defibrillator (AED)

NAWACITApost.com  – AED, singkatan dari Automated External Defibrillator, merupakan perangkat medis yang memiliki peran penting dalam menyelamatkan nyawa saat seseorang mengalami henti jantung. Alat ini mampu mengkonversi irama jantung menjadi normal, dan dapat digunakan oleh berbagai kalangan, baik petugas medis profesional maupun masyarakat umum. AED memiliki kemampuan untuk disetting secara manual atau otomatis, sehingga dapat dioperasikan oleh siapa pun.

Penggunaan AED terkait dengan tindakan resusitasi jantung paru atau RJP. Ketika seseorang tiba-tiba pingsan di tempat umum dan dicurigai mengalami henti jantung serta henti napas, langkah awal yang dapat diambil oleh orang di sekitarnya adalah mengamankan posisi pasien dan segera memanggil nomor darurat 119. Selanjutnya, dilakukan RJP dengan segera, sementara orang lain mencari AED terdekat untuk dipasang pada pasien. AED memiliki kemampuan untuk menganalisis irama jantung pasien dan memberikan kejutan jantung jika dibutuhkan, sambil menunggu bantuan medis datang.

Bagaimana cara menggunakan AED? Caranya cukup sederhana. Tempelkan lempengan berwarna putih yang terhubung dengan alat sesuai dengan gambar yang tertera pada lempengan tersebut. Selanjutnya, nyalakan mesin AED dan monitor akan menunjukkan irama jantung pasien. Jika ada petugas medis yang memberikan pertolongan, AED dapat disetting secara manual untuk mengatur pemberian kejutan jantung. Namun, bagi masyarakat umum, penggunaan mode otomatis sudah cukup. Ikuti perintah yang diberikan oleh AED, apakah harus melanjutkan RJP atau memberikan kejutan jantung.

Apakah aman bagi orang awam untuk menggunakan AED dengan mengikuti petunjuk alat? Secara umum, alat ini aman digunakan karena setiap AED yang ditempatkan di tempat umum telah memenuhi standar internasional dan menjalani kalibrasi berkala. Namun, perlu diingat bahwa saat AED akan memberikan kejutan jantung, jaga jarak Anda dengan alat dan pasien agar tidak terjadi hantaran listrik kepada penolong.

Dari penjelasan di atas, jelas bahwa kita seharusnya tidak ragu untuk menggunakan AED dan memberikan pertolongan pertama saat menghadapi kasus henti jantung di tempat umum. Semakin cepat tindakan pertolongan dilakukan, semakin besar kemungkinan korban selamat, dan semakin kecil risiko gangguan organ terutama fungsi saraf yang mungkin terjadi pada korban. Oleh karena itu, pengetahuan dan kesiapan dalam menggunakan AED sangatlah penting dalam memberikan pertolongan yang efektif dan tepat waktu saat dibutuhkan.

Editor: safrianasyahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini