Jumat, 5 Juni 2026

Ketum Muhammadiyah : Segala Bentuk Pertengkaran dan Permusuhan Dijauhi Selama Ramadan

Photo Author
Devilina, Nawacita Post
- Jumat, 24 Maret 2023 | 21:59 WIB

Lampung, Nawacitapost.com-Ketua Umum Persyarikatan Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengajak umat muslim menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan persaudaraan.

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan 1444 H

Dalam keterangan tertulisnya, ia mengungkapkan bahwa puasa harus melahirkan gerakan sosial kebangsaan yang membuat kita, kaum muslim, sebagai kekuatan perekat bangsa, dan pembawa perdamaian yang mencegah konflik

Menurutnya tidak ada tempat untuk menyimpan amarah untuk setiap orang yang berpuasa dan Ramadan juga mengajarkan untuk hidup damai, rukun, bersatu, dan bersaudara serta mengendalikan diri, terutama dari emosi, amarah, dan kebencian.

Ramadan 1444 H, Raja Salman Berharap Membawa Perdamaian Bagi Umat Islam di Seluruh Dunia

Segala bentuk pertengkaran dan permusuhan harus dijauhi. Sekalipun terdapat perbedaan paham, orang yang berpuasa pasti akan mengedepankan perdamaian dalam menyelesaikan perbedaan.

Haedar Nashir menambahkan hal tersebut kerap memicu perdebatan adalah penentuan tanggal untuk hari-hari besar umat Islam.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Ajak Berlomba Kebaikan di Bulan Ramadan 1444 H

Hal itu harusnya tidak boleh menjadi momen saling ejek dan harus dilalui dengan penuh toleransi.

"Puasa seharusnya menjadikan diri kita insan yang tasamuh, toleran, dan membawa pada ukhuwah. Dengan toleran, kita hidup saling menghormati. Maka, para ilmuwan, ulama, mubalig, dan semuanya, ketika menemui perbedaan, kita harusnya makin dewasa dan tasamuh,” ujarnya dalam keterangannya belum lama ini.

Selanjutnya, Haedar Nashir berpesan agar setiap pribadi umat Islam yang berpuasa harus terus menyebarkan pesan-pesan kebaikan yang disertai perilaku menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan moral serta membiasakan akhlak mulia dalam keseharian.

Editor: Devilina

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini