NAWACITAPOST.COM - Demi terlaksananya kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), belasan Rukun Warga (RW) di Kelurahan Banaran, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, membayar iuran senilai Rp 70.000 (Tujuh puluh ribu rupiah).
Informasi yang dihimpun wartawan Nawacitapost.com, iuran senilai Rp 70.000 (Tujuh puluh ribu rupiah) tersebut diselenggarakan untuk kegiatan Posyandu Balita maupun Posyandu Lansia dikarenakan anggaran dari Kelurahan Banaran, Kecamatan Kertosono, Nganjuk, tidak mencukupi bahkan diduga tidak ada.
Berdasarkan informasi yang diterima awak media Nawacitapost.com rincian iuran senilai Rp 70.000 (Tujuh puluh ribu rupiah) tersebut adalah sebagai berikut:
- Dana Rp 20.000 untuk membantu pemberian makanan Posyandu Balita dikarenakan dana dari Kelurahan tidak mencukupi untuk Posyandu Balita.
- Dana Rp 50.000
- untuk pembelian stick asam urat/gula darah senilai Rp 87.500 untuk 25 biji
- alkohol swab Rp 10.000
- jarum Rp 12.000
Total Rp 109.500
Sementara kalau yang datang lebih dari 50 sasaran harus beli minimal 2 - 3 botol sehingga total mencapai Rp 262.500.
Kepala Kelurahan Banaran Firman ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya belum mengetahui hal tersebut dan akan mencari informasi dari kader dan bidan terlebih dahulu.
"Saya tak cari tahu informasi dari kader dan bidan dulu, yang dimaksud ini menggalang dana dari mana," kata Firman kepada wartawan Nawacitapost.com melalui pesan aplikasi WhatsApp, pada Sabtu (7/12/2024) pagi.
Sementara Bidan Kelurahan Banaran Sri Hamsiki, ketika dikonfirmasi terkait dengan adanya penggalangan dana iuran yang ditarik oleh para kader Posyandu ke masing-masing RW mengatakan bisa tanya kepada Kepala Kelurahan Banaran (Firman red).
Baca Juga: Tok!! KPU Kabupaten Nganjuk Tetapkan Pasangan Marhaen - Handy Sebagai Pemenang Pilkada Nganjuk 2024
"Apa belum dijelaskan sama Pak Lurah yang kemarin bapak tanya," begitulah balasan pesan WhatsApp Sri Hamsiki, pada Sabtu (7/12/2024) sore.
Ketika ditanya tentang Pak lurah apakah sudah tahu terkait adanya tarikan iuran dari RW seluruh Kelurahan Banaran, Bidan Sri Hamsiki mengatakan perso (tahu red).
"Untuk mulai kapan, sudah lama bantuan di Posyandu Balita, kalau untuk Posyandu Lansia sekitar kurang lebih 1 tahun," ucap bidan Kelurahan Banaran yang akrab disapa Hamsiki.
Baca Juga: KPU Nganjuk Gelar Pleno Terbuka Rekapitulasi, Berikut Perolehan Suara 3 Paslon pada Pilkada
Artikel Terkait
Kontestasi Pilkada Nganjuk Memanas, Dua Kubu Paslon Saling Klaim Kemenangan
Dua Paslon Saling Klaim Menang, Yuk Pahami Menang Dalam Pilkada Bupati Nganjuk 2024
Dua Kubu Paslon Klaim Kemenangan, KPU Nganjuk: Mohon Bersabar dan Menahan Diri
Proses Rekapitulasi Suara Pilkada Nganjuk Berproses, Indikasi Kecurangan Terjadi di Sejumlah TPS
KPU Nganjuk Gelar Pleno Terbuka Rekapitulasi, Berikut Perolehan Suara 3 Paslon pada Pilkada
Tok!! KPU Kabupaten Nganjuk Tetapkan Pasangan Marhaen - Handy Sebagai Pemenang Pilkada Nganjuk 2024
Pleno Terbuka Rekapitulasi Tingkat KPU Kabupaten Nganjuk Telah Selesai, Saksi Paslon Nomor Urut 01 Menolak Tanda Tangan
Kalah Perhitungan Pada Rekapitulasi Tingkat KPU Nganjuk, Paslon Muhibbin - Aushaf Akan Bawa Hasil Pilkada Nganjuk ke MK