Blitar, NAWACITAPOST.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Blitar menggelar Rapat Paripurna Khusus Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam Sidang MPR Tahunan, pada Selasa (16/8/2022).
Rapat Paripurna ini dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto. Serta hadir Bupati Blitar Rini Syarifah, Wakil Bupati Rahmat Santoso, jajaran Forkopimda, Kepala OPD, serta segenap anggota dewan untuk mendengarkan bersama pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo.
Ketua DPRD Suwito Saren Satoto saat ditemui seusai acara mengatakan, Pidato kenegaraan ini sifatnya rutin tahunan tiap menjelang Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus. Kali ini di momen HUT RI ke-77 membawa tema ‘Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat’. Selanjutnya untuk di implementasi di daerah agar program pemerintah daerah bisa selaras dengan rencana pembangunan nasional.
Secara umum Presiden Jokowi menyampaikan capain Indonesia setahun ini pasca terpaan Pandemi Covid-19. Indonesia bisa keluar dari krisis kesehatan dengan menjadi negara urutan 5 besar vaksinasi terbanyak di dunia. Terselesainya krisis kesehatan lantas membuat Indonesia menjadi dengan mudah mengatasi krisis ekonomi dan pangan yang juga dampak pandemi juga ditambah perang Rusia-Ukraina.
Dalam Ekonomi APBN Negara telah mengalami surplus cukup besar. Serta bisa menekan angka inflasi di angka 4,9 persen yang jauh dari rata-rata negara di Asia sebesar 7 persen bahkan di negara besar banyak mengalami inflasi mencapai angka 9 persen,"katanya.
Lanjut Suwito, Keunggulan ekonomi ini berkat tumbuhnya industri dalam negeri yang kian digenjot pemerintah untuk tumbuh sehingga negeri tidak lagi mengekspor bahan mentah. Hasilnya devisa negara meningkat, dan nilai tukar rupiah bisa stabil. Contoh nyata yang dirasakan masyarakat saat ini yaitu pemerintah bisa memberikan subsidi BBM, LPG dan Listrik, dari keuntungan atau pemasukan negara yang besar.
“Yang bisa kita petik dari pidato Presiden Jokowi adalah pertama kita optimis dulu, bahwa kondisi kemarin itu pandemi, lalu kemudian ekonomi berangsur-angsur akan pulih kembali. Dan bagi kita di daerah itu bentuknya fokus, sekali lagi fokus untuk kesejahteraan rakyat, itu yang paling penting karena disitulah pemerintah atau negara hadir untuk rakyat,” ucap Suwito.
Terakhir, Suwito pun berpesan agar dalam usaha pemulihan ekonomi, baik pemerintah dan masyarakat untuk terus memupuk kegotongroyongan. Sebab dari kegotongroyongan ini pula terbukti Indonesia menjadi negara paling cepat bisa keluar dari krisis kesehatan akibat pandemi dengan kegiatan vaksinasi yang sukses karena gotong-royong seluruh instansi dan elemen masyarakat yang ikut mendorong.
“Jadi selain presiden memberikan semangat, tadi Ketua DPR juga menekankan pentingnya gotong-royong tetap dipupuk. Karena kita bisa keluar dari krisis kesehatan kemarin itu juga dari gotong-royong, maka bukan tidak mungkin juga diterapkan agar pemulihan ekonomi ini semakin cepat dengan gotong-royong membantu sesama yang masih kesusahan,” pungkasnya.
Penulis : Frins Maurins