Jumat, 5 Juni 2026

Paguyuban Pasundan Kota  Tanjungpinang, Menggelar Milangkala Hari Ultah Yang Ke-5

Photo Author
Sitinjak, Nawacita Post
- Minggu, 6 Maret 2022 | 11:00 WIB

Tanjungpinang, NAWACITAPOST.COM - Paguyuban Pasundan Kota Tanjungpinang, menggelar Milangkala Hari Ulang Tahun yang Ke 5 Tahun 2022, di Aula SMPN 4 Tanjungpinang, Sabtu 5 maret 2022).

Pada Milangkala ini Paguyuban Pasundan mengambil tema.mageuhan niat mageuhkeun tekad. Nyunda, Nyantri, Nyakola Jeung Nyantika yang artinya orang Sunda, beragama, berpendidikan dan beradab

Juga Kesenian Khas Jawa Barat seperti, Rampak Sekar, Jaipongan, Kesenian Degung, Kecapi Suling Jawa Barat, Kesenian Calung, angklung, Arumba dan Sisingaan serta panduan suara ibu ibu Pasundan yang di sajikan dalam kegiatan acara tersebut.

Ketua Paguyuban Pasundan Kota Tanjungpinang yang di Pimpin oleh Saiful mukarom aa ujang rizki mengatakan Paguyuban Pasundan sudah berdiri kurang lebih 5 tahun bertepatan tanggal 22 Februari dan baru bisa kita laksanakan kegiatan milangkala pada hari sabtu 5 maret ini

Adapun kegiatan yang di lakukan selama 5 tahun tersebut, ada sembilan bidang yakni : Bidang Organisasi dan Kesekretariatan, Bidang Sosial, Bidang Keagamaan, Bidang Pendidikan, dan Bidang Hukum

Ia menjelaskan, untuk Bidang Sosial, sudah melakukan atau mengumpulkan bantuan bagi wilayah Jawa Barat dan Banten yang terkena musibah seperti Banjir, Longsor dan Gempa Bumi termasuk musibah yang terjadi di Kota Tanjungpinang,

selanjutnya Bidang Hukum, sudah Memberikan bantuan advokasi pendampingan Hukum Bagi Masyarakat kurang Mampu. Dan Bidang Ekonomi juga sudah Memberikan pelatihan Bagi Usaha Kecil menengah

"Insyallah Paguyuban Pasundan akan meresmikan perpustakaan yang akan di hadiri langsung oleh Bapak Mentri Pendidikan,”Ungkapnya

Kang Saiful mukarom aa ujang rizki menambahkan untuk di tahun 2022 ada beberapa program yang akan disiapkan salah satunya, setiap bulannya melaksanakan pentas seni budaya Sunda

“Perlu diketahui saat ini Paguyuban Pasundan sudah memiliki Sanggar seni Paraguna yang baru berdiri sejak bulan Agustus 2020 sehingga kolaborasi antara Alat musik Tradisional dengan alat musik modern sangat bagus untuk di sajikan,”Jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Teh Eni Monic tokoh Perempuan Paguyuban Pasundan yang tergabung dalam Mojang Pasundan juga menambahkan bahwa
ia mendukung Pelestarian Seni Budaya Pasundan di Prov Kepri.

"Mari kita bersama-sama bergandeng tangan, dalam  membantu melestarikan Budaya Asli Nusantara Ngaliwatan Basa jeung Sastra Sunda Urang Ronjatkeun Kareueus Kana Make basa Sunda..Nyantri, Nyantika, Nyunda dan Nyakola yang Sesuai dengan tema kali ini Nyunda, artinya menjadi orang Sunda, kita harus memperkenalkan dan menjaga  kesenian yang kita miliki"

Pada tanggal 17 Desember 2010, Pantun di tetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO dan tahun 2021

"ini sudah, kita ajukan Kesenian Gamelan dan angklung sebagai Warisan Budaya Dunia"Pungkasnya

Turut hadir dalam Milangkala ke-5 Paguyuban Pasundan Kota Tanjungpinang, Kepala Badan Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Kepulauan Riau, Drs. Toto Sucipto, Tokoh perempuan Pejuang Pendiri Provinsi Kepulauan Riau Ibu Anis Anorita Zaini, Tokoh Pengusaha Wanita, Ibu Hj Caskini, Teh Siti Nurbaya, Teh Eny Monic, Tokoh Olah Raga Cabang Panahan kang Asep pertamina, Mayor laut Arief Gunawan, Dan Agus Hari Yanto S.pd, Kepala Binpres PRSI ( Persatuan Renang Seluruh Indonesia) Tanjungpinang, Head coach Renang Tanjungpinang Kepulauan Riau.

Editor: Sitinjak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini