Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba desa
-
-
Pelantikan TP PKK Kabupaten Blitar dihadiri Sekda Kabupaten Blitar, Staf Ahli, Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ), Camat, Ketua TP PKK Kabupaten Blitar dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar.
Dalam sambutan Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah mengatakan, tantangan bagi kader gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga ( PKK ) diera moderenisasi semakin berat. PKK harus lebih responsif terhadap permasalahan dimasyarakat, baik terkait dibidang kesehatan, sosial, terkait masalah stunting.Kabupaten Blitar terus berjuang agar bebas stunting.
Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar menunjukan tahun 2020, jumlah stunting mencapai 9,89 %, Ini PR kita bersama, untuk menjadikan Zero Stunting di Kabupaten Blitar.
"Stunting bukan hanya masalah kurang gizi saat hamil. Tetapi juga terkait persiapan diri dan kualitas dari kesehatan, Gaya hidup sehat ibu juga harus dipersiapkan sebelum kehamilan,”kata Bupati Blitar yang disapa Mak Rini.
Menurut Bupati Blitar Rini Syarifah, peran PKK dalam pencegahan stunting yaitu, meningkatkan kesadaran masyarakat melalui pergerakan peran kader, pengembangan/perorganisasian masyarakat, peningkatan upaya advokasi dan perencanaan yang mendukung pemberdayaan masyarakat, pemuktahiran data dan informasi,” tuturnya.
Bupati Blitar Rini Syarifah berharap, ada komitmen bersama dalam peningkatkan peran aktif kader dalam individu, keluarga dan masyarakat. Harmonisasi dan kemitraan dengan berbagai pihak sangat diperlukan untuk menumbuhkan kesadaran, kemauan dan kemampuan dalam berprilaku sehat dalam pencegahan kematian ibu dan stunting,” imbuhnya.
“Tim Pengerak PKK harus mampu merepresentasikan program yang kritis terhadap kesetaraan gender, menonjolkan progresif, inovatif dan kreatif, harus mampu menyenergikan program organisasi ini dengan program dalam skema pemerintahan. Dengan demikian program yang kita laksanakan akan bersinergi dan saling memperkuat untuk mewujudkan Kabupaten Blitar yang Mandiri dan Sejahtera Berlandaskan Akhlak Mulia Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur.
Bupati Blitar Rini Syarifah menekankan, Pengurus TP PKK harus menjadi perekat antara fungsi-fungsi kemasyarakatan dan pemerintahan. Tim Penggerak PKK meningkatkan program Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) yang dalam pelaksanaannya dapat dintegrasikan dengan kegiatan posyandu,” jelasnya.
Pada kesempatan ini, Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah meningatkan, tentang penerapan displin protokol kesehatan 5 M + 1 M. Peran pengurus PKK sangat penting dan ikut andil menekan penyebaran Covid-19. Juga jangan bosan-bosan selalu mengingatkan kepada masyarakat soal disiplin Prokes meskipun sudah divaksin dan bergerak bersama menekan penyebaran Covid-19,” pungkasnya.
Dalam kesempatan ini diacarakan pula penyerahan hadiah lomba atau Trophy kepada para pemenang Lomba Desa Tingkat Kabupaten Blitar Tahun 2021 yaitu
Juara I Desa Bendosari Kecamatan Sanankulon, Juara Ke II Desa Kalimanis Kecamatan Doko, Juara Ke III Desa Ngadirenggo Kecamatan Wlingi, dan untuk Harapan I Desa Ringgin Anom Kecamatan Udanawu dan Harapan II Desa Tumpang Kecamatan Talun. Penyerahan hadiah lomba PELAKSANAAN 10 PROGRAM POKOK PKK Terbaik I Tingkat Kabupaten Blitar Tahun 2021 sekaligus pemenang lomba Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK Terbaik II Tingkat Propinsi Jawa Timur yang diraih oleh Tim Penggerak PKK DESA BENDOSARI KECAMATAN SANANKULON.
(Adv Diskominfo/FM)