Akibat kejadian tersebut berdampak pada tiga hal, yaitu:
1. Dampak Materiil a. Desa Peunalom I - 8 Titik Penahan tanah Rusak - 21 unit Rumah Rusak dalam Pendataan - Kerusakan jalan dan tebing sungai +- 350 m
b. Desa Peunalom II - 1 (satu) unit Rumah Rusak dalam Pendataan
c . Desa Layan - 5 Titik Penahan Tanah Rusak - 19 unit Rumah Rusak dalam Pendataan
2. Korban Jiwa - Nihil (dalam pendataan)
3. Pengungsi -Nihil (dalam pendataan)
Sampai saat ini, BPBD Kabupaten Pidie melakukan pendataan dan pelaporan serta menggunakan alat berat (excavator) untuk melakukan pembersihan akses jalan dari lumpur dan kayu.
BPBD Kabupaten Pidie juga melakukan pemulihan akses jalan sementara dengan menimbun tanah di wilayah yang longsor dan pendistribusian dua unit truck tanki air bersih oleh PMI Provinsi Aceh.
BNBP juga sudah melakukan koordinasi dengan BPBA Provinsi Aceh dan BPBD Kabupaten Pidie terkait data kejadian dan upaya penanganan Banjir di Kabupaten Pidie serta melakukan peninjauan lapangan lokasi terdampak banjir dan longsor di Desa Layan, Kecamatan Tangse.
Kendala yang dialami saat ini ialah masih ada akses jalan yang terputus, belum dapat dilewati. Ditambah lagi masih terus terjadi hujan serta adanya kemungkinan terjadinya bencana banjir susulan.
Untuk diketahui, warga sudah mulai melakukan pembersihan rumah dan kembali kerumah masing-masing.