BACA JUGA: Seorang Pria Ngamuk Bawa Pisau dan Gigit ASN di Dinas Pendidikan Nias Selatan
Kapolri juga menyampaikan. Personel yang diturunkan itu termasuk tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri dan tim trauma healing. "Personel tersebut berisi, tim DVI, Brimob, Polair, Polres, tim trauma healing," ujarnya. Menurut dia, dua awak KRI Nanggala ternyata masih bagian dari keluarga besar Polri. Mereka yaitu Letkol Laut (P) Heri Oktavian yang merupakan putra dari seorang purnawirawan Kompol Imron Haki. Kemudian, Letda Rhesa Tri Utomo (Han) adalah adik sepupu dari AKP Maria SN Manafe. Yang mana beralamat di Sidoarjo, Jawa Timur.
BACA JUGA: Disinyalir Pelabuhan Teluk Dalam Nias Selatan, Pintu Masuk Barang Tanpa Kantongi Izin
"Polri akan memberikan dikungan baik moril atau materil kepada leluarga awak kapal selam Nanggala 402," ucap dia. Pada (25/04/2021), Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan 53 personel dalam kapal selam KRI Nanggala 402, termasuk 49 anak buah kapal dan 4 personel non-ABK gugur ketika menjalankan tugas negara. KRI Nanggala 402 dinyatakan tenggelam dan terdeteksi di kedalaman 838 meter di bawah laut dalam kondisi terbelah menjadi tiga bagian. Kapal sebelumnya berada di perairan utara Bali, Rabu (21/04/2021) dini hari WIB untuk melakukan latihan penembakan senjata strategis. (Martin Buulolo/Ayu Yulia Yang)