Senin, 1 Juni 2026

Kapolri Sigit Menyatakan, Korps Bhayangkara Kerahkan 2 Posko SAR Nanggala 402

Photo Author
Ayu Yulia Yang, Nawacita Post
- Senin, 26 April 2021 | 15:53 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan. Korps Bhayangkara terus mengerahkan kekuatan untuk membantu evakuasi KRI Nanggala 402 yang ditemukan tenggelam di perairan utara Pulau Bali. Dia mengatakan. Polri mendirikan dua pos SAR untuk membantu TNI Angkatan Laut (AL). "Ada dua posko SAR Polri yang didirikan. Pertama, di Celukan Bawang Kabupaten Buleleng. Kedua, Pelabuhan Banyuwangi," katanya dalam keterangan pers, pada (26/04/2021). Dia juga mengatakan bahwa ada 331 personel kepolisian yang diberi tugas dalam upaya evakuasi KRI Nanggala 402. Rinciannya yaitu 256 personel dari Polda Jawa Timur dan 66 personel dari Polda Bali.
BACA JUGA: Seorang Pria Ngamuk Bawa Pisau dan Gigit ASN di Dinas Pendidikan Nias Selatan

Kapolri juga menyampaikan. Personel yang diturunkan itu termasuk tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri dan tim trauma healing. "Personel tersebut berisi, tim DVI, Brimob, Polair, Polres, tim trauma healing," ujarnya. Menurut dia, dua awak KRI Nanggala ternyata masih bagian dari keluarga besar Polri. Mereka yaitu Letkol Laut (P) Heri Oktavian yang merupakan putra dari seorang purnawirawan Kompol Imron Haki. Kemudian, Letda Rhesa Tri Utomo (Han) adalah adik sepupu dari AKP Maria SN Manafe. Yang mana beralamat di Sidoarjo, Jawa Timur.
BACA JUGA: Disinyalir Pelabuhan Teluk Dalam Nias Selatan, Pintu Masuk Barang Tanpa Kantongi Izin

"Polri akan memberikan dikungan baik moril atau materil kepada leluarga awak kapal selam Nanggala 402," ucap dia. Pada (25/04/2021), Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan 53 personel dalam kapal selam KRI Nanggala 402, termasuk 49 anak buah kapal dan 4 personel non-ABK gugur ketika menjalankan tugas negara. KRI Nanggala 402 dinyatakan tenggelam dan terdeteksi di kedalaman 838 meter di bawah laut dalam kondisi terbelah menjadi tiga bagian. Kapal sebelumnya berada di perairan utara Bali, Rabu (21/04/2021) dini hari WIB untuk melakukan latihan penembakan senjata strategis. (Martin Buulolo/Ayu Yulia Yang)

 

 

Editor: Ayu Yulia Yang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini