Kamis, 4 Juni 2026

Lapas Kelas IIB Panyabungan Menuju Industri Hebel Cor Multi Guna

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Selasa, 20 Oktober 2020 | 13:48 WIB
Repoter : Yus Gulo

Panyabungan, NAWACITAPOST – Gebrakan MenkumHAM Yasonna Laoly tentang lembaga pemasyarakatan yang didalamnya ada  warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana  dengan badan usaha atau usaha lainnya yang bisa menjadi bekal bagi WBP setelah bebas dan bergaul bersama masyarakat mampu diterjemahkan  dengan baik oleh Dirjen PAS KemenkumHAM dan dilaksanakan dengan tepat Kakanwil KemenkumHAM Sumatera Utara. Disambut gembira WBP lapas-lapas seluruh Indonesia, termasuk Penyabungan.

Baca Juga : Luar Biasa, Warga Binaan Lapas Kelas IIB Gunungsitoli Ikuti Kuliah Perdana Theologia


PEMBINAAN yang diberikan  kepada  narapidana  semestinya  bukan  sekedar mengisi waktu luang belaka, tetapi memberikan  bekal hidup yang cukup bagi  mereka (WBP),  ketika   kembali   dalam  kehidupan  bermasyarakat. Pembinaan Kemandirian kepada narapidana adalah  salah satu  bentuk pembinaan yang merupakan fungsi utama Pemasyarakatan.

Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) merupakan sumberdaya yang akan sangat bermanfaat jika dikelola atau diberdayakan secara baik dan profesional. Misalnya, menciptakan program dan kegiatan yang mampu menghasilkan produk yang memiliki daya saing di masyarakat dan menjadikan narapidana menjadi mandiri untuk menjadi bekal melanjutkan kehidupannya saat kembali ke masyarakat.

Kalapas Kelas II B Panyabungan, Mandailing Natal Indra Kesuma Amd, IP, SH, MH Sedang Memantau WBP Dalam Pengerjaan Hebel Cor

Produk yang dihasilkan tidak hanya menjadi sekedar produk, tetapi pada umumnya mempunyai nilai lebih dan nilai jual. Dalam menjalankan pembinaan kemandirian tersebut ditemukan berbagai kendala, dimulai dari Sumber Daya Manusia, manajemen produksinya, susahnya mencari mitra sampai terhadap sarana dan prasarananya. Ketika Warga Binaan berhasil menciptakan suatu produk, masalah lain sudah menunggu seperti standarisasi kualitas produk hingga pemasaran produk tersebut.

Dibutuhkan suatu terobosan dalam mendorong peningkatan kualitas produk Narapidana agar bisa bersaing di pasar global. Meningkatkan nilai produk agar dapat diterima di pasar adalah upaya yang secara masif harus dilakukan. Menjadikan produk narapidana dapat diterima dan dicintai oleh masyarakat baik eksternal maupun internal adalah hal yang harus diwujudkan. Pasar internal yang dapat menjadi potensi bagi produk narapidana adalah seluruh petugas pemasyarakatan di Indonesia.

Berdasarkan hal tersebut di atas, kami dari Lapas Kelas IIB Penyabungan telah menjalin kerjasama dengan Pihak ke-3 atau UD. Yahya Kreatif dalam rangka meningkatkan Skill sekaligus penghasilan tambahan bagi WBP.

Kegiatan ini, telah berlangsung sejak 7 Pebruari 2019  sampai saat ini. Lapas ini telah memproduksi Hebel Cor hampir 3000 buah lebih dengan target awal 4000 buah Hebel Cor (Bata Cor). Hebel Cor ini juga telah lolos uji beton di Laboratorium sipil Politeknik Negeri Medan, yang keluar pada tanggal 14 September 2020 dengan Nomor hasil uji Pl.5.11/L/P1/2020. Sangat  baik di pasar konstruksi. Karena, memudahkan, Akurat dan Kuat.

-
Kalapas Indra Kesuma Bersama UD. Yahya Kreatif Sedang Memberikan Arahan Kepada WBP Dalam Pengerjaan Hebel Cor

Seiring dengan perkembangan Ilmu dan Teknik, terkhususnya dibidang konstruksi Sipil. Kami dari Pengusaha UD. Yahya Kreatif ikut serta berinovasi dalam hal ini membuat "HEBEL COR" yang dikhususkan pada bidang bagian Konstruksi dinding dengan menyediakan : Bangunan Dinding Tembok, Drainase Dinding Jalan, Drainase Dinding Irigasi, Drainase Permukiman dan Tarap.

-
Pegawai Lapas Kelas II B Penyabungan, Mandailing Natal

Bukan hanya sampai disitu, Hebel Cor juga sangat tepat digunakan untuk pembangunan Tembok Lapas/Rutan di seluruh Indonesia. Berhubung, karena Mutu dan Kualitasnya serta ketebalannya telah teruji sesuai dengan Uji Laboratorium.

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini