" Ini akan menjadi sia-sia jika pertemuan-pertemuan yang dilakukan secara masif, namun pada 9 Desember tidak datang ke TPS. Itu sama saja dodol, ngapusi. Sementara disebelah bergerak semakin masif bagi-bagi sarung dan bagi sembako yang dipergunakan metode yang efektif untuk mencari pertemuan tatap muka menjadi salah satu cara. Pergunakanlah kedua jempol untuk menjaring dan mengabarkan seluruh pemberitaan positif tentang Bu Risma yang sudah terbukti mencintai Surabaya beserta seluruh warganya,” pungkas Awi. (Li)