Jakarta, NAWACITAPOST – Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna sempat mengutarakan kepada Nawacitapost. Bahwasanya banyak aspek menjadi target kinerja dalam Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Jajaran pemasyarakatan tentunya masalah narkoba menjadi prioritas yang harus ditangani. Demikian keputusan Yasonna dengan diangkat seorang jenderal polisi berbintang dua. Agar bisa menyelesaikan permasalahan jaringan narkoba. Beberapa waktu lalu, 41 orang bandar narkoba dipindahkan dengan resistensi tertentu. Sebab pemakai, kurir dan bandar narkoba jangan sampai dalam satu lokasi. Jadilah pasar. Walaupun memang ada jaringan yang sempat mau menghalangi pemindahannya. Terus konsisten secara bertahap. Kemudian ada juga program kemandirian untuk narapidana (napi). Mendidik para napi akan keterampilannya. Bekerja sama dengan pihak – pihak ketiga. Setelah keluar bisa menyalurkan keahliannya. Benar – benar dididik dan dibangun agar berkualitas dirinya.
BACA JUGA: Usai Tuan Puan Viral, Jurnalis Narasi TV Milik Najwa Shihab Kini Terancam Hukum Penghinaan Kemenkes
Foto : Suasana rakor
Biasanya Yasonna kalau pergi ke luar negeri, dibawa souvenir dari hasil karya para napi yang ada di lembaga pemasyarakatan (lapas). Kemudian Yasonna juga banyak lakukan hal lain. Dilakukan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Kesemua tentunya tetap membutuhkan kerjasama antar institusi. Guna membangun kerjasama antar institusi, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS), Reynhard Silitonga, menghadiri acara rapat koordinasi (rakor) pada 6 Agustus 2020. Tak lain mengenai Program Deradikalisasi bagi Aparat Penegak Hukum (APH) dalam Tim Asisten Khusus Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Dipercaya Yasonna, Reynhard menjelaskan gambaran umum dari lembaga pemasyarakatan (lapas). Tugas pokoknya melakukan pembinaan terhadap WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan. Selain itu meningkatkan kualitas kepribadian WBP. Pemasyarakatan berusaha membina WBP. Agar di masyarakat mampu menjadi manusia yang berguna pada bangsa dan negara. (Ayu Yulia Yang)
BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?
-
Foto : Proses serah terima cinderamata
Editor: Ayu Yulia Yang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Selasa, 1 September 2026 | 21:27 WIB
Selasa, 1 September 2026 | 21:27 WIB
Selasa, 1 September 2026 | 19:18 WIB
Selasa, 1 September 2026 | 19:17 WIB
Selasa, 1 September 2026 | 09:10 WIB
Selasa, 1 September 2026 | 09:09 WIB
Senin, 31 Agustus 2026 | 14:48 WIB
Senin, 31 Agustus 2026 | 11:22 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 08:04 WIB
Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:43 WIB
Senin, 24 Agustus 2026 | 10:35 WIB
Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:28 WIB
Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:33 WIB
Senin, 10 Agustus 2026 | 08:11 WIB
Kamis, 6 Agustus 2026 | 21:28 WIB
Kamis, 6 Agustus 2026 | 21:27 WIB
Senin, 3 Agustus 2026 | 19:43 WIB
Senin, 3 Agustus 2026 | 19:00 WIB
Kamis, 30 Juli 2026 | 12:14 WIB
Rabu, 29 Juli 2026 | 11:42 WIB