Surabaya NAWACITAPOST - Barisan Relawan Machfud Arifin (BRAMA), bersama pengurus RT 20 RW 04 beserta para tokoh Agama dan Masyarakat Jetis Wonokromo menggelar Isthiqosah dalam upaya memohon agar Pandemi Covid-19 segera berlalu khususnya di Surabaya.
Selain hal itu, giat tersebut sebagai peringatan menyongsong Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah yang jatuh tepat tanggal 31 Juli 2020 nanti.
Menariknya, giat Isthiqosah hari ini Kamis (16/07/20) mengundang Machfud Arifin Calon Walikota Surabaya sebagai tamu kehormatan. Dalam hal ini warga meyakini Machfud Arifin pria kelahiran ketintang yang berdempetan wilayah dengan Jetis mampu menjadi panutan dan pemimpin Kota Surabaya kedepan.
Dalam sambutannya, Machfud Arifin (MA) kembali mengajak masyarakat beserta para tokoh agama yang hadir untuk bersatu menjadi Super Tim membuat Surabaya menjadi lebih maju.
Menurutnya, Bu Risma sebagai Walikota 10 tahun sudah membuat Surabaya menjadi kota yang Indah dan hal itu juga menjadi kebanggaannya sebagai warga Surabaya. Namun masyarakat butuh lebih dari itu, contoh revitalisasi pasar, sungai dan perkampungan.
Selain itu, kata MA, masyarakat juga ingin Surabaya menjadi kota Metropolitan yang sebenarnya termasuk terkait Seni budaya dan olahraganya.
" Siapa yang ingin THR dikembalikan ke fungsi asalnya ?" tanyanya kepada hadirin.
Dijelaskan, masyarakat khususnya para seniman ingin THR difungsikan kembali karena ditempat itulah para pekerja seni dapat berekspresi sambil bekerja.
Begitupun dalam olahraga. Surabaya adalah kota kedua di Indonesia, tapi dalam hal olah raga, Surabaya dipandang sebelah mata. Terbukti hampir tidak ada event berskala Internasional diadakan di Surabaya, mengapa ? Karena minimnya fasilitas olah raga di Surabaya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Barisan Relawan Machfud Arifin (BRAMA), H. Fauzi dengan semangat Idul Adha, mengajak masyarakat untuk bersama dan bersatu dalam upaya menjaga kota Surabaya terhadap penyebaran wabah Covid yang sangat berbahaya.
H. Fauzi mengungkapkan ketertarikannya terhadap sosok MA yang cerdas dan peduli terhadap masyarakat Surabaya, terbukti dilevel saat ini MA masih mau dicalonkan sebagai Walikota demi keinginannya membangun Surabaya yang adalah kota kelahirannya.
" Pak Machfud dikenal dekat sekali dengan para kyai, maka itu semua partai Islam mendukungnya," ungkapnya.
Dengan pengalamannya menjadi Kapolda di tiga provinsi, H. Fauzi meyakini, dalam kepemimpinannya kedepan, Surabaya akan menjadi kota yang semakin disegani baik didalam maupun diluar negri.
Oleh sebab itu, tokoh madura ini mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak ragu memilih Machfud Arifin menjadi Walikota Surabaya selanjutnya. (BNW)