Kamis, 4 Juni 2026

Debat Bacawali PSI Surabaya, Lima Kandidat Bawa Misi Berbeda

Photo Author
Admin 1, Nawacita Post
- Senin, 6 Juli 2020 | 03:52 WIB

Tujuan itu, menurut Andy, hanya bisa tercapai jika kepemimpinan Surabaya ada di tangan generasi baru yang serius bekerja dan berwawasan internasional.


“Itu bisa tercapai dengan syarat jika kepemimpinan berikutnya ada di tangan sebuah generasi yang bersih, profesional dan berorientasi pada kepentingan rakyat banyak, mampu memecahkan masalah secara kreatif dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan punya wawasan internasional,” ujarnya.


Andy menambahkan, bila ia dipercaya rakyat Surabaya untuk menggantikan Risma, ia akan membawa Kota Surabaya semakin maju dan sejajar dengan kota-kota modern di dunia.


“Surabaya ke depan, dalam pandangan saya harus diperhitungkan sebagai salah satu kota yang sejajar dengan kota-kota modern di dunia. Saya mempunyai latar sebagai jurnalis yang meliput berbagai isu, dari politik, sosial, ekonomi, hingga tata kota, dan mempunyai dasar pemahaman tentang problematika yang dihadapi masyarakat dan perkotaan,” imbuhnya.


Karier sebagai editor di Deutsche Welle, Jerman selama 4 tahun, lanjut Andy, bisa menjadi penopang wawasan internasional yang menjadi modal penting untuk membawa Surabaya sejajar dengan kota modern dunia.


“Juga pengalaman berkampanye menjadi calon anggota legislatif PSI dari Dapil 1 Jawa Timur yang meliputi Sidoarjo dan Surabaya pada Pemilu 2019, memperdalam pemahaman saya tentang Kota Surabaya,” pungkasnya.


3. Budi Santoso


Pada kesempatan terbuka itu, Budi Santoso menyampaikan bahwa Surabaya harus makmur baik kotanya maupun sumber daya manusianya sekaligus unggul warganya.


“Dengan menjadi Wali Kota, saya ingin menjadikan Surabaya sebagai kota yang maju di berbagai bidang. Antara lain maritim, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan Iptek,” kata entrepreneur bidang perkebunan ini.


Tetapi menurut Budi, yang paling penting adalah kesehatan dan ekonomi. Terutama terkait titik berat penanganan covid-19 yang harus dihandle wali kota terpilih nanti.


“Ada empat hal yang perlu menjadi menjadi perhatian dalam penanganan Covid-19. Yaitu, test, tracing, karantina, dan social distancing,” kata Budi.


Ekonomi yang akan turun drastis sebagai dampai pandemi juga perlu mendapat perhatian besar.


“Kita perlu bergandengan tangan dalam menyelesaikan semua persoalan yang ada di Surabaya,” Pungkasnya.


4. Dwi Astutik


Dalam visi dan misinya, Dwi Astutik Balon Wali Kota Surabaya akan perbaiki birokrasi hingga transparansi.

Halaman:

Editor: Admin 1

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini