Kamis, 4 Juni 2026

Inovasi Pesantren di Jombang Cetak Kader Ulama dan Targetkan Santri Study Luar Negeri

Photo Author
Teguh Setiawan, Nawacita Post
- Minggu, 17 Maret 2024 | 21:31 WIB
Santri PBI Giri Majdi saat belajar (foto istimewa)
Santri PBI Giri Majdi saat belajar (foto istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Pesantren Bertaraf Internasional (PBI) Giri Majdi Jombang terus melakukan inovasi untuk mencetak generasi unggul dan berdaya saing tinggi.

Dalam mencetak lulusan terbaiknya, pola yang diterapkan oleh pesantren bertaraf internasional Jombang ini adalah menciptakan sistem pendidikan gabungan antara kurikulum diniyah dan kurikulum internasional (PISA/CAMBRIDGE).

Baca Juga: Bersama Dosen dari Australia, PBI Giri Majdi Jombang Gelar Halaqah Internasional

Direktur Pendidikan Formal PBI Giri Majdi Ustadzah Elisa Nurul Laili mengatakan sistem pembelajaran kitab dibagi menjadi 4 model yaitu pengajian rutin (Kiai membaca, santri memaknai), kemudian pengajian sorogan (Santri membaca, asatidz mentashih), selanjutnya pengajian diniyah (klasifikasi berdasarkan kemampuan) dan yang terakhir musyawarah (Santri berdiskusi sesuai kelas masing-masing).

“Selain 4 model tersebut, santri juga diwajibkan mengikuti kegiatan ubudiyah (Tajhizul Janaiz, Haidl, Sholat Ghoib dan Manasik), Bahtstul Masail, Bimbingan Qiro’ah dan Shalawat, Bimbingan Seni Hadrah Banjari, Bimbingan Literasi, Latihan Pengembangan Kader Dakwah, Majelis Dzikr (Tahlil, Yasin, Khotmil Qur’an, Dibaiyyah, Manaqib, Burdah dan Simtud Duror) dan Ziarah Maqam,” terang ustadzah wakil pengasuh Pesantren Bertaraf Internasional di Kota Santri ini, Sabtu (16/3/2024) malam

Baca Juga: Ingin Tahu Kegiatan Ponpes Internasional Giri Majdi? Yuk Intip 10 Aktivitas Berikut...

Ustadzah Elisa menyebut, program diniyah adalah program pengembangan kitab kuning yang dilaksanakan setiap 1 semester (6 bulan) kecuali kelas Syawir yang dilaksanakan setiap 1 tahun.

Tujuan dilaksanakan program diniyah adalah untuk memgembangkan skill membaca kitab kuning dan menerjemahkannya kedalam berbagai bahasa.

Adapun untuk program kader ulama pembagian tingkatan diniyah ada 4 tingkatan dan disetiap tingkatan diwajibkan menghafal kitab.

Baca Juga: Walaupun Bertaraf Internasional, Pondok Pesantren Giri Majdi Jombang Tetap Lakukan Ini

Ustadzah Elisa membeberkan, yang pertama adalah tingkat I’dad kitab yang wajib dihafal adalah Alala, Hidayatussibyan, Tuhfatul Athfal, Jazariyah, Irhamna bilquran.

Kedua adalah tingkat Ula, kitab yang wajib dihafal adalah Amtsilatuttasrifah, Irhamna Billughoh, Matnul Ghoyah Wartaqrib, Imrity, Mawshud.

Ketiga adala tingkat Wustho, kitab yang dihafal adalah Alfiyah dan Wowaidul I’rob.

Baca Juga: Untuk Keselamatan Bangsa, PBI Giri Majdi Jombang Gelar Halaqah dan Doa Bersama

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini