Selasa, 28 Juli 2026

Arogansi Pejabat Pemko Sibolga Dikecam, Puluhan Jurnalis Gelar Aksi Demonstrasi Panas

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Selasa, 28 Juli 2026 | 17:09 WIB
Puluhan Jurnalis Sibolga dan Tapanuli Tengah ketika menggelar aksi  (Jhon Henri Silaban Nawacita)
Puluhan Jurnalis Sibolga dan Tapanuli Tengah ketika menggelar aksi (Jhon Henri Silaban Nawacita)

Atmosfer demonstrasi makin membara saat jurnalis senior berusia 73 tahun, Herbert Sitohang, angkat bicara. Dengan nada lantang, ia mengecam aksi pengusiran dan mengancam akan memboyong kasus ini ke level yang lebih tinggi jika Polres Sibolga tidak transparan.

Herbert Sitohang jurnalis senior berusia 73 tahun. (Jhon Henri Silaban Nawacita)

"Saya sudah tua, umur saya 73 tahun, gak takut saya mati! Cucu saya sudah kuliah di Jakarta. Saya tidak takut dengan preman!" tegas Herbert disambut riuh dukungan massa.

Ranto Lumban Gaol, Redaktur Majalah CEO wilayah Sumatera Utara, turut melayangkan kekecewaannya dan menegaskan bahwa insiden pengusiran ini telah melukai hati insan pers secara keseluruhan.

Baca Juga: Tragedi Berdarah Loceret Bergulir ke Meja Hijau: 18 Terdakwa Terancam Hukuman Maksimal

Pemko Bungkam, Massa Bubar Orderly

Meskipun dinamika unjuk rasa berlangsung panas dan sarat ketegangan, hingga berita ini diturunkan, tidak ada satu pun pejabat Pemko Sibolga—termasuk Wali Kota maupun Denni Aprilsyah Lubis—yang berani keluar menemui massa aksi untuk memberikan klarifikasi atau pernyataan resmi.

Setelah seluruh aspirasi disampaikan secara bergantian, massa aksi akhirnya membubarkan diri dengan tertib, tenang, dan damai di bawah pengawalan ketat aparat Polres Sibolga.(Jhon Henri Silaban)

Halaman:

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini