Gunungsitoli, Nawacitapost.com - Afrika Swine Fever Virus (ASFV) atau Virus Demam Babi Afrika telah menyebar di wilayah Kepulauan Nias, termasuk Kota Gunungsitoli. Virus ini bermula mewabah di Kabupaten Nias Selatan, terbukti dengan banyaknya laporan masyarakat maupun postingan netizen di media sosial tentang bangkai ternak babi di sungai Gomo. Selang beberapa hari, virus yang menyerang ternak babi ini sudah tertular masuk ke Kota Gunungsitoli.
Baca Juga : Kapolres Siak Menyerahkan Bantuan Sembako Kepada Para Pendeta Asal Nias
Hal ini sesuai dengan informasi yang disampaikanĀ oleh Walikota Gunungsitoli Ir. Lakhomizaro Zebua, pada konferensi pers Pemerintah Kota Gunungsitoli, Senin (04/05/20) di Kaliki Hotel & Resto.
"Kematian ternak babi yang melanda di Kabupaten Nias Selatan, yang disebabkan oleh Virus Demam Babi Afrika (ASFV) telah menjangkit di wilayah Kota Gunungsitol" tutur Ir. Lakhomizaro Zebua.
Baca Juga : Kabar Duka : dr Anna Mari Ulina Bukit Meninggal Sebagai Pasien Positif Covid-19
Sesuai penjelasan Walikota, kematian ternak babi di wilayah Kota Gunungsitoli pertama kali diketahui di Kecamatan Gunungsitoli Idanoi dan Kecamatan Gunungsitoli Selatan, dimana bangkai babi tersebar sekitar pantai Idanoi dan Fowa.
Informasi dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Gunungsitoli, yang turut hadir pada konferensi pers tersebut, menyampaikan sampai dengan tanggal 04 Mei 2020, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan mencatat ada 1100 ekor ternak babi yang mati terserang virus demam babi afrika di Kota Gunungsitoli.
Baca Juga : Wabah Covid-19 Melanda Penjara Filipina,Ribuan Narapidana Dibebaskan
"Karena vaksin untuk virus ini belum ditemukan sampai sekarang, pemerintah menghimbau kepada masyarakat peternak untuk melakukan tanggap pencegahan, bangkai babi jangan di buang ke sungai atau ke laut. Bangkai babi tersebut sebaiknya dikubur, agar virus yang menjangkitinya tidak tertular kembali kepada ternak lain, atau bahkan mungkin virus ini akan tertular kepada manusia". ungkap Ir. Lakhomizaro Zebua.
Dari pantauan tim Nawacitapost di lapangan, himbauan dan sosialisasi untuk tanggap pencegahan terus dilakukan.
Reporter : Alexius Telaumbanua (Nawacitapost.com,Gunungsitoli-Nias)
Editor: Administrator
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 21:32 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 19:23 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 13:26 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 18:58 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 15:47 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 11:15 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 07:51 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:23 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:10 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Jumat, 29 Mei 2026 | 13:53 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 19:51 WIB